NTT  

BEMNus Demonstrasi Usut Tuntas Mafia BBM di NTT

Flayer Konsilidasi Demonstrasi BEMNus NTT.

NTT, KanalNews.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus), Nusa Tenggara Timur melakukan konsilidasi untuk unjuk rasa demonstrasi usut tuntas mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di NTT yang saat ini lagi serius bermasalah.

Tahap konsilidasi ini menjadi hal penting untuk menunjukan sikap kepedulian terhadap masalah-masalah daerah di NTT. Masalah BBM menjadi titik fokus BEMNus NTT dalam menyuarahkan aksi demonstrasi yang diselenggarahkan pada, Kamis, 21 Mei 2026.

Pasalnya, harga BBM di NTT melonjak jauh dan kelangkaan BBM terus mengalir sehingga masyarakat khwalan dalam mendapatkan BBM. Untuk diketahui, belakangan ini diviralkan dua orang oknum anggota polisi yang dinonaktifkan karena terlibat dalam mafia BBM ilegal.

Baca Juga :  Penyidik Sakit, Gelar Perkara Kasus Pencurian Melibatkan PPK Dinas PPO Ditunda Tanggal 18 November 2025

BEMNus NTT hadir menyuarahakan keresahan-keresahan seperti ini agar tidak terjadi lagi yang dapat mengorbankan rakyat kecil. Bahkan BEMNus menilai, rakyat kecil selalu menjadi korban oleh mafia-mafia kelas atas.

Ketua BEMNus NTT, Andhy, mengatakan mafia BBM di NTT harus di bongkar habis-habisan. “Kita terus berjuang untuk menyuarahakan, sebab rakyat kecil selalu dikorbankan. Harua dibongkar”, katanya.

“NTT semestinya ada pergerakan yang masif untuk terus menyuarahkan mafia-mafia seperti ini. Mafia di NTT berantai dan sangat struktur dan sistemastis”, Lanjutnya.

Baca Juga :  Alfaro Remba Bikin Pengaduan ke Kapolri dan KPK, Terkait Kasus Pengadaan Alkes di RS Pratama Watunggong

Ia juga melanjutkan, BEMNus NTT hadir bersama rakyat untuk menyuarahkan kebenaran dan membelah rakyat kecil yang selalu ditindas, dikorbankan dari para elit politik.

Masalah Mafia BBM di NTT.

Polda Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menindak praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang selama ini merugikan masyarakat. Dalam rentang waktu Februari hingga Mei 2026, Polda NTT berhasil menangani 27 kasus penyalahgunaan BBM subsidi.

Penanganan itu mengindikasikan adanya jaringan ilegal yang beroperasi secara terorganisasi dan berlangsung dalam kurun waktu tertentu di Provinsi NTT.

Baca Juga :  Peredaran Rokok Ilegal Manggarai Raya, BemNus Soroti Kinerja Bea Cukai Labuan Bajo

Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, menegaskan, pengungkapan kasus itu merupakan langkah nyata Polda NTT dalam memutus rantai mafia energi yang menjadi penyebab kelangkaan BBM.

Dari hasil penanganan kasus oleh Polda NTT, total BBM subsidi yang disalahgunakan mencapai hampir 2.900 ton. Temuan itu juga menunjukkan bahwa pola penyalahgunaan dilakukan secara sistematis dan dalam skala yang cukup besar.

Dua anggota Polri telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 24 April 2026, yakni Iptu HPD selaku Danki 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Polda NTT, serta Aipda DGL sebagai Kanit Paminal Polres Manggarai Timur.