SUMENEP, KanalNews.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pada April 2026.
Bupati Fauzi sapaan karibnya menegaskan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal di wilayah Kabupaten Sumenep.
Dari itu, Bupati Fauzi juga meminta masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru memperparah kondisi distribusi di lapangan.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Stok BBM masih tersedia dan pemerintah terus memantau distribusinya,” kata Bupati Fauzi. Selasa (21/04/2026).
Bupati Fauzi menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pertamina dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan di sejumlah titik.
Ia juga meminta aparat pengawas untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengoptimalkan koordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga stabilitas distribusi dan mencegah praktik penyalahgunaan.
“Kami sudah koordinasi dengan semua pihak, termasuk aparat keamanan, agar distribusi tetap lancar dan tidak ada penimbunan,” tegasnya.
Bupati Fauzi juga mengingatkan pelaku usaha SPBU agar melayani masyarakat sesuai ketentuan serta tidak membatasi penjualan secara sepihak tanpa alasan jelas.
“Dalam menghadapi isu ini saya harap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga kondisi tetap kondusif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, ” harapnya.
Bahkan menurut Bupati dia periode itu juga menyampaikan, bahwa Pemerintah memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait perkembangan distribusi BBM di daerah.
Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan situasi kelangkaan BBM dapat segera teratasi dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti. (*)





















