Program Sekolah Penggerak: Inovasi Baru Pendidikan di Indonesia, Berikut Ciri-Ciri, Dampak Positif Hingga Tantangannya

Sekolah Penggerak: Inovasi Baru Pendidikan di Indonesia, Berikut Ciri-Ciri, Dampak Positif Hingga Tantangannya
Ilustrasi Sekolah Penggerak. (Foto: RDS / bangunpendidikan.com)

KanalNews.id – Pendidikan adalah fondasi penting dalam pembangunan suatu negara. Di Indonesia, upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan salah satunya adalah program sekolah penggerak.

Melalui pendidikan maka generasi emas suatu bangsa dapat dicetak sesuai keinginan suatu bangsa dan negara.

Bacaan Lainnya

Bahkan melalui pendidikan suatu negara dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dan kompeten dibidangnya Masing-masing.

Tak hanya itu, sebuah negara bisa dikatakan maju dan berkembang apalagi pendidikan di sebuah negara tersebut juga maju pesat beriringan dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi.

Oleh sebab itu, Salah satu inisiatif yang menarik perhatian dalam dunia pendidikan di Indonesia kali ini adalah program “Sekolah Penggerak.”

Maka dari itu, anda sangat beruntung bisa menemukan artikel ini, sehingga bisa menjadi refrensi bagi anda yang berkecipung di dunia pendidikan.

Oleh sebab itu, bacalah artikel ini sampai tuntas, agar anda memahami apa itu program sekolah penggerak, apa saja ciri-cirinya dan bagaimana mengimplementasikannya di sekolah atau lembaga pendidikan anda.

 

Apa Itu Sekolah Penggerak?

Program Sekolah Penggerak adalah program yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai langkah revolusioner dalam merubah paradigma pendidikan di Indonesia.

Tujuan utamanya adalah memajukan pendidikan di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) serta memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan berkualitas.

 

Unsur Kunci Sekolah Penggerak:

1. Inovasi Pembelajaran 

Program Sekolah Penggerak mengusung pendekatan pembelajaran inovatif. Guru-guru dilatih untuk menggunakan teknologi modern dan metode pembelajaran yang kreatif agar proses belajar lebih menarik dan efektif.

2. Pemberdayaan Guru

Program ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan kompetensi guru. Guru-guru diberi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mereka melalui pelatihan berkualitas tinggi.

3. Peningkatan Sarana dan Prasarana 

Sekolah Penggerak juga berfokus pada perbaikan fasilitas dan infrastruktur pendidikan. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa.

4. Partisipasi Masyarakat 

Masyarakat setempat didorong untuk terlibat aktif dalam pendidikan anak-anak mereka. Keterlibatan orang tua dan komunitas lokal sangat penting dalam keberhasilan Sekolah Penggerak.

5. Pemberian Beasiswa

Program ini menyediakan beasiswa kepada siswa-siswa yang membutuhkan, sehingga mereka tidak terhalang oleh kendala finansial dalam mengakses pendidikan.

 

Dampak Positif Sekolah Penggerak:

a. Peningkatan Kualitas Pendidikan

Program Sekolah Penggerak telah berhasil meningkatkan mutu pendidikan di daerah 3T. Hasil ujian nasional dan capaian belajar siswa terus meningkat.

b. Keterlibatan Aktif Guru dan Siswa

Program ini mendorong guru dan siswa untuk lebih berpartisipasi dalam proses pendidikan. Mereka lebih termotivasi untuk belajar dan mengajar.

c. Pemberdayaan Masyarakat

Sekolah Penggerak juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan. Masyarakat lokal lebih berperan dalam mendukung perkembangan pendidikan di daerah mereka.

 

Tantangan yang Dihadapi:

Meskipun program Sekolah Penggerak telah mencapai banyak kesuksesan, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi. Ini termasuk keterbatasan anggaran, akses terhadap teknologi di daerah terpencil, dan peningkatan kapasitas guru yang konsisten.

Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, program Sekolah Penggerak dapat terus menjadi kekuatan penggerak perubahan dalam sistem pendidikan Indonesia.

Dengan cara ini, Indonesia dapat terus memajukan masa depan pendidikan yang lebih cerah dan inklusif bagi semua anak-anaknya.***

 

Penulis: Usfat

Editor: Ma2nk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *