Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPC Pemuda Pancasila Kota Pasuruan Kutuk Keras Serangan Brutal Israel

Prajurit TNI
Tiga prajurit TNI yang Gugur dalam Misi perdamaian UNIFIL. (Foto: Saichu - Kanal News)

KOTA PASURUAN, KanalNews.id — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pasuruan menyatakan duka mendalam sekaligus kecaman keras atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ketua MPC PP Kota Pasuruan, Mokh. Lukman Said, menilai serangan zionis Israel yang menyasar pasukan penjaga perdamaian adalah tindakan brutal yang melanggar hukum internasional dan kemanusiaan.

Lukman Said menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada bangsa Indonesia, institusi TNI, serta keluarga para prajurit yang gugur maupun luka-luka dalam insiden berdarah tersebut.

“Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya. Tiga prajurit terbaik kita gugur dan lima lainnya luka-luka saat menjalankan misi suci perdamaian dunia di Lebanon,” ujar Lukman Said kepada media, Rabu (01/04/2026).

Baca Juga :  Launching Kopi Osing, Ini Harapan Kapolresta Banyuwangi

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, tiga prajurit TNI yang gugur sebagai kusuma bangsa adalah:

Praka Farizal Rhomadhon

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar

Sertu Muhammad Nur Ichwan

Insiden mematikan tersebut terjadi dalam dua serangan berbeda dalam kurun waktu 24 jam. Serangan pertama menyasar Markas Indobatt UNP 7-1 di Desa Achid Alqusayr pada Minggu malam waktu setempat, yang merenggut nyawa Praka Farizal Rhomadhon.

Sehari berselang, serangan kembali terjadi saat pasukan sedang mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU). Ledakan kendaraan akibat serangan tersebut menewaskan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Baca Juga :  Bid Propam Polda Babel Lakukan Gaktibplin di Polres Beltim

Lukman Said menegaskan bahwa rangkaian serangan ini membuktikan pola kekerasan zionis Israel dan sekutunya yang sudah tidak lagi memandang target, bahkan personel penjaga perdamaian PBB sekalipun.

“Ini menandakan bahwa Zionis dan Amerika selalu membabibuta dalam serangan. Kerutalan ini menunjukkan kekejaman dan kekejian mereka yang terus berulang di kawasan konflik,” tegasnya dengan nada geram.

Ia juga menyoroti bahwa zona aman bagi pasukan perdamaian kini telah hilang akibat agresi yang tidak terkendali.

“Terbukti bahwa masyarakat sipil hingga prajurit perdamaian internasional pun menjadi target serangan brutal. Kami mengutuk keras aksi-aksi keji seperti ini,” imbuh Lukman.

Baca Juga :  Lepas Atlet Voli U-15 ke Kejurprov Jatim, Ini Pesan Penting Kapolresta Banyuwangi

Menutup pernyataannya, MPC PP Kota Pasuruan mendukung penuh langkah UNIFIL dan TNI untuk melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab pasti serangan tersebut. Ia juga mendoakan agar amal ibadah para prajurit yang gugur diterima di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan ekstra.

“Semoga semangat perjuangan para prajurit kita menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menyuarakan perdamaian dan menentang segala bentuk penjajahan serta kezaliman di muka bumi,” pungkasnya. (*)