Barisan Petani Sumenep Deklarasi Dukung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

Petani
Barisan Petani Sumenep Deklarasi Dukung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Barisan Pejuang Ketahanan Pangan (Petani) Kabupaten Sumenep membuat pernyataan sikap atau mendeklarasikan diri untuk memenangkan Khofifah-Emil dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 ini.

Mereka yakin bahwa keberlanjutan Khofifah-Emil perlu dipertahankan karena keberpihakan yang jelas terhadap kepentingan petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan.

Seperti disampaikan Penasehat Jaringan Santri dan Pelajar Nusantara (Jaspenu) Sumenep, Moh. Niwa mengatakan, dalam 5 tahun terakhir, akses teknologi Alat Mesin Pertanian (Alsintan) semakin mudah dan akses pasar bagi produk-produk pertanian masyarakat mulai ada peningkatan signifikan.

Baca Juga :  Aktivis dan Wartawan Boikot Kapolres Pamekasan dengan Kejutan

Senada juga disampaikan, Zainur anggota Jaspenu Sumenep, menyampaikan petani milenial dan aktivis lingkungan di Kecamatan Pragaan juga deklarasi mendukung Khofifah-Emil dalam Pilgub Jawa Timur 2024 ini.

“Di era Khofifah-Emil ini mulai terbuka kesempatan belajar ilmu terapan tentang pertanian dan perkebunan, ” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada media ini. Sabtu (09/11/2024).

Baca Juga :  Polda Jatim Geser Puluhan Pejabat, Kapolres Pamekasan Ikut Dirotasi

Dari mudahnya akses pengetahuan ini, sambung Zainur, Anak-anak muda di Desa bisa melakukan kreasi dan percobaan dalam menanam jagung. Sehingga kebutuhan jagung untuk dikonsumsi manusia dan jagung untuk pakan ternak bisa tercukupi.

“Harapan kami, capaian penting ini perlu dilanjutkan dengan membuka kemudahan memperoleh modal tani dan asuransi petani. Supaya anak-anak muda perdesaan mau dan kembali tertarik untuk ada di barisan pejuang ketahanan pangan, ” harapnya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Resmikan Unit Layanan Disabilitas untuk Pendidikan Inklusif

“Tentu deklarasi barisan wong cilik akan menambah energi positif bagi kemenangan Khofifah-Emil untuk periode kedua. Sebab populasi petani di Sumenep mencapai -+60% dari total penduduk yang ada, ” pungkasnya. (*)