Perbaikan Jalan  Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu Sudah Mencapai 91,94 Persen

MANGGARAI BARAT, KanalNews.id – Perbaikan jalan akses Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditarget tuntas Desember 2025. Pekerjaannya sudah mencapai mencapai 91,94 persen.

Proyek itu menjadi wujud kontribusi aktif Brantas Abipraya dalam mendukung Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas. “Tidak hanya itu, perbaikan menghadirkan infrastruktur yang andal untuk menunjang kelancaran logistik dan konektivitas kawasan.

Kehadiran jalan akses baru ini ditujukan untuk meningkatkan kelancaran logistik barang dari dan menuju Pelabuhan Wae Kelambu. Selain itu untuk memperlancar arus distribusi dan memperkuat konektivitas kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo.

Baca Juga :  Kuasai Belasan Proyek, CV Putra Phelegrino Keluarga Dekatnya Bupati Mabar

Proyek ini dimulai sejak 23 Desember 2024 dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Hingga minggu ke-38 pelaksanaan, yakni periode 5-11 September 2025, progres fisik pembangunan telah mencapai 91,94 persen.

Pencapaian itu melampaui target rencana sebesar 90,11 persen. Aadapun pekerjaan yang sudah diselesaikan mencakup rigid pavement bahu jalan, pembangunan U-ditch DS-3, LPB dan LPA, pondasi PJU, hingga pemasangan matras tipe-3 dan biji vegetasi. Saat ini, fokus pengerjaan diarahkan pada penyelesaian drainase, perkerasan jalan, serta struktur pendukung lainnya.

Baca Juga :  Kadis PUTR Sumenep Amini Perbaikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan Tahun Ini

Dengan panjang efektif 775 meter, jalan ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan wisatawan, mendukung tumbuhnya usaha lokal, sekaligus menyerap tenaga kerja di sekitar wilayah proyek. Hingga saat ini pembangunan telah melibatkan 138 tenaga kerja, di mana 32 orang di antaranya berasal dari masyarakat lokal.

Lebih dari 287 ribu jam kerja aman (safe working hours) juga telah tercatat, menegaskan komitmen Brantas Abipraya dalam menjaga keselamatan kerja di proyek ini. “Dengan progres pembangunan yang lebih cepat dari rencana, Brantas Abipraya optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu,” terangnya.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-64, Arif Firmanto Tekankan Pentingnya Ketahanan Bangsa

Dia berharap kehadiran jalan itu bukan hanya sekadar proyek konstruksi, melainkan juga investasi jangka panjang untuk memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT. (*)