Terima Audiensi Laksamuda, Kadisdik Sumenep; Dana Hibah 7,5 M Masih Utuh

Terima Audiensi Laksamuda, Kadisdik Sumenep; Dana Hibah 7,5 M Masih Utuh
Kadisdik Sumenep Agus Dwi Saputra, Saat Menerima Audensi Laksamuda (Foto : Kanal News)

Sumenep, kanalnews.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Pemuda Madura (Laksamuda) Sumenep, melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep, Agus Dwi Saputra. Senin (20/02/2023)

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan bantuan dana hibah untuk guru Non PNS dan Non P3K Rp 7,5 milyar yang hingga kini tak kunjung cair.

Bacaan Lainnya

“Kami melakukan audiensi ini untuk memastikan kapan pencairan dana tersebut dan memastikan tidak ada penyelewengan dalam proses pencarian bantuan dana hibah tersebut,” kata Mohammad Nor, perwakilan Laksamuda kepada awak media. Senin (20/02/2023).

Karena menurutnya, bantuan tersebut sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan para guru yang akan berimbas pada kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Oleh sebab itu, pihaknya menegaskan mengawal dana hibah miliaran tersebut hingga ketahap pencarian.

“Tetap kami kawal agar dana tersebut terealisasi dengan baik dan terealisasi dengan cepat,” tegasnya

Sementara itu, Kadisdik Sumenep Agus Dwi Saputra, menjelaskan bahwa dana hibah yang mencapai Rp.7,5 Miliar tetap utuh karena belum bisa di cairkan.

“Dana itu masih utuh dan belum kami cairkan, karena ada administrasi yang harus di benahi,” katanya saat menerima audiensi Laksamuda. Senin (20/02/2023).

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Agus itu, mengaku akan melakukan evaluasi percepatan sehingga tidak terjadi keterlambatan lagi seperti ini.

“Kami akan melakukan langkah percepatan untuk melakukan pencairan tentang dana hibah untuk guru Non PNS dan Non P3K,” ujar Agus.

Bahkan dirinya memastikan paling lambat pertengahan tahun 2023, bantuan dana hibah untuk guru Non PNS dan Non P3K akan dicairkan.

“Saya pastikan pencairan dana hibah itu paling lambat bulan Juni 2023, karena pintu masuknya penganggaran dana tersebut harus melalui PAK karena, bukan reguler,” ungkapnya.

Tak hanya itu, mantan Kepala Disperindag itu juga memastikan dalam proses pencarian bantuan dana hibah itu tidak akan terjadi pemotongan atau penyelewengan.

“Kami pastikan bantuan dana hibah ini akan tepat sasaran, sebab proses pencairannya langsung di tranfer kepada rekening yang bersangkutan,” tegas Agus.

Dilain sisi, dirinya tetap mengucapkan banyak terimakasih kepada mahasiswa yang tergabung di Laksamuda telah melakukan kontrol yang baik terhadap instansinya.

“Terima kasih kepada Mahasiswa yang tergabung di Laksamuda Sumenep telah mengingatkan tentang dana hibah untuk guru Non PNS dan Non P3K ini,” pungkasnya. (Man/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *