Dana Desa Raib? Warga Kangayan Laok Bangun Jalan dengan Uang Sendiri!

Warga Kangayan
Potret Warga Dusun Kangayan Laok, Saat Membangun Jalan dengan Rabat Beton Secara Swadaya. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Pemerintah Desa Kangayan mengalokasikan Dana Desa (DD) 2024 untuk pembangunan jalan rabat beton di Dusun Kangayan Laok.

Namun, hingga awal 2025, proyek tersebut belum terealisasi. Warga Dusun Kangayan Laok akhirnya membangun jalan secara swadaya dengan dana dari warga perantauan di Malaysia, Bali, dan daerah lainnya.

Tokoh pemuda Kangayan, Pongli, menyebut pembangunan jalan rabat beton sepanjang 120 kali 2 meter seharusnya sudah berjalan.

Baca Juga :  Melalui BKPSDM, Pemkab Sumenep Umumkan Formasi Rekrutmen PPPK Tahun 2023

“Pembangunan rabat beton di Dusun Kangayan Laok sampai saat ini belum ada realisasi,” kata Pongli, Senin (17/2/2025).

Karena itu, sambung Pongki, masyarakat berinisiatif memperbaiki jalan dengan gotong royong dan bantuan dari warga yang bekerja di luar daerah.

“Masyarakat setempat berinisiatif memperbaiki jalan dengan swadaya,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ia meminta pihak terkait, seperti Forpimcam Kangayan, menindaklanjuti penggunaan Dana Desa yang belum terealisasi.

Baca Juga :  Polres Sumenep Berkelit Soal Oknum Polsek Sapeken Aniaya Dua Remaja

“Kami mohon pihak terkait mempertanyakan dana pembangunan rabat beton dari DD Kangayan Laok yang tidak terealisasi,” ujarnya.

Pongli bahkan menduga proyek rabat beton tersebut fiktif dan meminta pertanggungjawaban Kepala Desa Kangayan, Arsan.

“Kami menduga pembangunan rabat beton dari DD Kangayan Laok difiktifkan oleh Kepala Desa Kangayan, Arsan,” tegasnya.

Dilain sisi, Pendamping Desa Kangayan, Supriyadi saat dikonfirmasi oleh media ini tidak bisa menjawab dan meminta pewarta menghubungi langsung Kepala Desa Kangayan.

Baca Juga :  Promosikan Komoditas Unggulan Hasil Pertanian, DKPP Sumenep Gelar Bazar Tani

“Langsung konfirmasi ka kades mas, ” tulisnya singkat sambil membubuhkan emotion permohonan maaf. Selasa (18/2/2025).

Sementara itu, Kepala Desa Kangayan, Arsan, hingga berita ini ditayangkan tidak merespon panggilan telepon awak media meski nada dering terlihat aktif, bahkan dikonfirmasi melalui pesan whatsapp-nya juga tidak merespon. (*)