Akhirnya, Bupati Fauzi Pastikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan Akan Diperbaiki Tahun Ini

Akhirnya, Bupati Fauzi Pastikan Jalan Penghubung Dua Kecamatan Akan Diperbaiki Tahun Ini
Potret Genangan Air di Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Jalan Larangan Ganding. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, kanalnews.id – Setelah kondisi jalan penghubung dua kecamatan yang berlokasi di jalan larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan publik lantaran disinyalir puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan.

Akhirnya Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengambil sikap tegas dengan memastikan bahwa jalan penghubung antar Kecamatan Ganding dan Kecamatan Pasongsongan yang disinyalir sudah puluhan tahun dibiarkan rusak itu akan diperbaiki tahun ini (2023).

Bacaan Lainnya

Pernyataan yang membuat masyarakat senang disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu kepada meja redaksi kanalnews.id.

“Kordinasi ke PU (Dinas PUPR Sumenep, red)… tahun ini itu diperbaiki,” tegas Bupati Fauzi kepda media ini melalui chatting Whatappsnya. Rabu (15/03/2023).

Puluhan Tahun Jalan Penghubung Dua Kecamatan Dibiarkan Rusak, Warga; Aktivisnya "Bisu" Pemerintah "Tuli"
Potret Genangan Air di Jalan Penghubung Antara Kecamatan Ganding dan Pasongsongan. (Foto: Kanal News).

Dengan sikap dan pernyataan tegas yang disampaikan oleh Bupati yang terkenal sangat peduli terhadap rakyat kecil itu tentunya nanti akan membuat masyarakat yang setiap harinya beraktifitas melintasi jalan penghubung tersebut akan merasa bangga dan bahagia dengan respon cepat Bupati Kota Keris itu.

Diberitakan sebelumnya, kondisi Jalan penghubung dua kecamatan antara Kecamatan Ganding dan Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sempat menjadi sorotan publik dan ramai diberitakan di media online karena disinyalir puluhan tahun dibiarkan rusak parah.

Bahkan jalan penghubung dua kecamatan yang tepatnya di jalan Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, itu sering memakan korban lantaran banyak jalan yang berlobang dan licin.

Sehingga kondisi jalan tengkorak tersebut mendapat sorotan dari salah satu warga, Moh. Ruli, yang merupakan salah satu pengendara motor yang setiap harinya melintasi jalan tersebut untuk mencari nafkah keluarganya mengeluh terhadap kondisi jalan yang sudah puluhan tahun tak kunjung diperbaiki.

“Mulai saya kuliah hingga sekarang sudah bekerja jalan ini (Jalan Penghubung dua kecamatan, red) kalau tidak salah sudah sekitar 10 tahun lebih belum pernah tersentuh perbaikan sama sekali,” katanya kepada media ini. Rabu (15/03/2023).

Padahal, lanjut Ruli panggilan akrabnya menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses masyarakat kecamatan Pasongsongan dan Ganding untuk melakukan aktivitas ekonomi dan lainnya.

“Jalan ini merupakan akses jalan utama masyarakat Pasongsongan, sebab masyarakat Pasongsongan pasarnya ke Pasar Ganding, jadi pasti lewat jalan ini,” tandasnya. (Hil/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *