Tradisi Ramadhan di UNIBA Madura: Penuh Kebersamaan, Ilmu, dan Ibadah

UNIBA Madura
Salah Satu Dosen UNIBA Madura Saat Memberikan Wawasan dan Ilmu Pengetahuan Kepada Jama'ah Tarawih di Lingkungan Kampus. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan suci ramadhan 1446 H.

Diketahui, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan civitas akademika mulai dari dosen, karyawan, hingga mahasiswa.

Ketua LPPM UNIBA Madura, Ahmad Zuhri, menyatakan kegiatan ini telah berlangsung tiga tahun dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan di UNIBA. Kami ingin menciptakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna dengan mempererat kebersamaan,” katanya, Kamis (13/03/2025).

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi, Khairul Umam Jadi Nahkoda Baru KNPI Sumenep Periode 2025-2028

Lebih lanjut, Zuhri panggilan akrabnya menjelaskan, kegiatan Ramadhan di UNIBA Madura itu mencakup buka puasa bersama, salat berjamaah, dan tarawih yang rutin dilaksanakan dilingkungan kampus.

Hebatnya lagi, dalam mensukseskan acara tersebut, para Dosen dan karyawan turut berkontribusi dalam penyelenggaraan buka puasa bersama.

“Kami tidak mewajibkan mahasiswa ikut, tetapi antusiasme mereka tinggi. Mereka sering berbuka di sini, lalu salat berjamaah dan tarawih,” terang Zuhri.

Baca Juga :  YLBH Madura Berang, Kadis PUPR Sumenep 'Cuek' Soal Proyek Jalan Rp 13 Miliar

Selain itu, sambung Zuhri, UNIBA Madura juga mengadakan pengabdian masyarakat bertajuk “Ramadan Bersama”. Di mana para Dosen berbagi wawasan dan pengalaman sesuai bidang keahlian masing-masing.

Seperti halnya, Dosen teknik membahas teknologi dalam ibadah, sementara dosen pemasaran mengaitkan Ramadan dengan strategi bisnis Islami.

“Program ini bertujuan memberikan wawasan luas kepada mahasiswa dan masyarakat terkait nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Waduh..! Direktur PT WUS Turut Diperiksa Dalam Kasus Korupsi PT Sumekar

Zuhri juga menjelaskan, bahwa acara disiarkan langsung dan diunggah ke media kampus agar menjangkau lebih banyak pemirsa.

“Kapasitas musala sering penuh, setiap malam bisa mencapai 100 orang,” ungkap Zuhri.

“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat luas bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar, serta mempererat kebersamaan di bulan Ramadhan, ” pungkasnya. (*)