Rokok Makayasa Raih Penghargaan Bergengsi di CNN Indonesia Award 2024

Makayasa
CEO Rokok Makayasa, H. Supriyadi (Kanan) Saat Menerima Penghargaan Bergengsi Pada Ajang CNN Indonesia Award 2024. (Foto: Kanal News)

SURABAYA, KanalNews.id – PR Mahaputera Nusantara dengan produk Rokok Makayasa sukses meraih penghargaan bergengsi pada ajang CNN Indonesia Award 2024. Kamis malam, 25 September 2024.

Diketahui, pemberian penghargaan yang berlangsung di The Westin Surabaya itu diberikan langsung oleh Direktur Trans Media, Latif Harnoko kepada CEO Rokok Makayasa, H. Supriyadi.

Penghargaan itu diberikan dalam kategori Private Sector Award dengan tajuk “Most Promising Local Factory For Employment Opportunity” oleh Trans Media.

Baca Juga :  Hadiri Rakor BBPMP Jatim, Disdik Sumenep Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

“Ini adalah pencapaian besar. Kami berkomitmen membuka ribuan lapangan pekerjaan,” kata H. Adi panggilan akrab CEO Rokok Makayasa usai menerima penghargaan. Rabu (25/9/2024).

Rokok Makayasa, yang didirikan tahun 2023, menjadi bukti dedikasi dan tekad perusahaan dalam pengembangan industri lokal.

“Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Pencairan BLT DD 2024 di Desa Banaresep Timur Tuntas

Lebih lanjut, H. Adi menjelaskan bahwa Rokok Makayasa menggunakan bahan baku dari petani tembakau lokal Sumenep, Madura.

“Kami bangga bisa mendukung petani tembakau lokal dengan membeli hasil mereka,” ungkapnya.

Selain itu, PR Mahaputra Nusantara berkomitmen membuka 6.000 lapangan pekerjaan dalam 2-3 tahun mendatang.

“Kami ingin terus berkontribusi bagi masyarakat, terutama dalam sektor tenaga kerja,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-64, Arif Firmanto Tekankan Pentingnya Ketahanan Bangsa

Penghargaan itu menunjukkan konsistensi perusahaan dalam berinovasi serta memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan penghargaan ini, PR Mahaputra semakin mantap memperkuat posisinya di industri rokok dan ekonomi di Indonesia. (*)