DPRD Sumenep Bedah LKPJ Bupati 2024: PAD Naik, Tapi Masih Jauh dari Harapan!

LKPJ Bupati
Juru Bicara Pansus DPRD Sumenep, Abd. Rahman, Saat Membacakan Hasil Bedah LKPJ Bupati 2024. (Foto: Humas DPRD For Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – DPRD Kabupaten Sumenep melalui Panitia Khusus (Pansus) telah menyampaikan hasil pembahasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2024 di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat. Selasa malam, 25 Maret 2025.

Laporan ini menjadi bentuk pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2024. Pansus menyoroti beberapa aspek penting yang perlu ditindaklanjuti oleh eksekutif.

Pantau media ini, Sidang Paripurna LKPJ Bupati itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, sementara hasil bedah LKPJ Bupati itu dibacakan oleh juru bicara Pansus DPRD Sumenep, Abd. Rahman dari Fraksi PPP.

Baca Juga :  Diduga Ada Intimidasi, Direktur RSUDMA Mendadak Berikan Klarifikasi Bukan Lagi OPD Pengampu MCF 2025

Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, Wakil Ketua serta anggota DRPD Sumenep lainnya serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkan Sumenep.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh Pansus bukan hanya sekadar masukan, tetapi harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

“Kami berharap hasil pembahasan ini menjadi acuan perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan,” katanya saat memberikan sambutan. Selasa malam (25/03/2025).

Dalam pembahasannya, sambung H. Zainal panggilan akrabnya menjelaskan, Pansus menyoroti kinerja keuangan daerah, terutama dalam hal Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Sukseskan Pemilu 2024, KPU Sumenep Gelar Media Gathering Bersama Insan Pers

“Meski mengalami kenaikan sebesar Rp 5,5 miliar dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan, ” ungkapannya menjelaskan.

“Selain itu, Pansus juga menyoroti efektivitas belanja daerah. Dari total anggaran, tingkat penyerapan mencapai 91,97%, namun belum tentu berbanding lurus dengan kualitas program yang dijalankan, ” imbuh H. Zainal.

Bahkan menurutnya, Pansus juga menekankan perlunya inovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Sebab saat ini, ketergantungan Pemerintah Daerah terhadap dana pusat masih tinggi, sehingga dibutuhkan strategi baru untuk menggali potensi lokal.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Pilkada Sumenep; Ali Fikri-Unais Kalah, Fauzi-Imam Menang Telak

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk lebih mandiri dalam pendanaan pembangunan. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan sumber daya lokal,” tambah Politisi PDIP itu.

Adapun beberapa rekomendasi yang disampaikan Pansus, masih kata dia, antara lain peningkatan kualitas program pembangunan, penguatan penyuluhan untuk mendukung swasembada pangan, serta kajian strategi peningkatan PAD melalui eksplorasi potensi daerah.

“Kami harap laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi Bupati Sumenep dan jajarannya untuk melakukan perbaikan di berbagai sektor demi tercapainya visi Sumenep yang maju dan sejahtera, ” pungkasnya. (*)