Kesempatan Emas! RSUDMA Sumenep Buka Rekrutmen Pegawai Non ASN, Pendaftarannya Gratis

Rekrutmen Pegawai RSUDMA
Pamflet Rekrutmen Pegawai BLUD Non ASN RSUD dr. H. Moh Anwar Formasi 2026 dan Direktur RSUDMA, dr. Hj. Erliyati, M.Kes. (Foto: Kolase Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuka rekrutmen pegawai BLUD non-ASN formasi tahun 2026. Proses seleksi ditegaskan gratis tanpa pungutan biaya apapun.

Pendaftaran dibuka selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Masyarakat dapat mengakses informasi lengkap melalui kanal resmi yang disediakan panitia.

Formasi yang dibuka cukup beragam, meliputi tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis dan administrasi. Di antaranya dokter umum, perawat, apoteker, hingga programmer.

Baca Juga :  Permudah Nakes, DPMPTSP Sumenep Luncurkan Mall Pelayanan Publik Digital

Selain itu, tersedia posisi radiografer, fisioterapi, ahli teknologi laboratorium medik, perekam medis, hingga sarjana administrasi rumah sakit.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes menegaskan komitmen transparansi dalam proses seleksi.

“Seluruh tahapan rekrutmen ini tidak dipungut biaya. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan RSUD,” kata Dokter Erly sapaan akrabnya. Kamis (09/04/2026).

Baca Juga :  Stok LPG 3 Kg Aman, Wabup Banyuwangi Bantah Isu Langka

Lebih Lanjut, Dokter Erly menambahkan, rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin menghadirkan SDM yang profesional dan kompeten, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.

Dokter Erly juga mnejelaskan, persyaratan umum rekrutmen tersebut meliputi WNI, tidak berstatus ASN atau anggota TNI/Polri, serta memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi dengan IPK minimal 2,75.

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Warga, RSUDMA Sumenep Kini Hadirkan Layanan Terapi Wicara

“Khusus tenaga kesehatan, pelamar diwajibkan memiliki STR aktif hingga 31 Desember 2026. Dokumen administrasi juga harus dilengkapi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Manajemen RSUD memastikan proses seleksi berjalan akuntabel. Masyarakat diminta hanya mengakses informasi melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan. (*)