Baru Sehari, Hasil Perbaikan Jalan Penghubung di Ganding Kembali Rusak Parah

Baru Sehari, Hasil Perbaikan Jalan Penghubung di Ganding Kembali Rusak Parah
Kondisi Jalan Penghubung di Ganding yang Diperbaiki Kemarin Sudah Rusak Parah. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, kanalnews.id – Setelah semua elemen masyarakat ikut menyuarakan infrastruktur jalan di Kecamatan Ganding rusak parah, akhirnya Pemkab Sumenep melakukan perbaikan jalan penghubung dua kecamatan itu.

Namun sayang, perbaikan jalan penghubung tersebut bukan membuat masyarakat senang, akan tetapi malah menyisakan derita bagi pengguna jalan tersebut.

Sebab menurut masyarakat yang setiap harinya melintasi infrastruktur jalan penghubung itu, saat ini jalan yang berlokasi di Desa Ketawang Larangan, Ganding itu sudah kembali rusak parah akibat diguyur hujan.

Baca Juga :  Melalui Bappeda, Pemkab Sumenep Gelar RPJPD Tahun 2025-2045 dan RKPD 2025

“Baru sehari, jalan ini sudah kembali rusak parah, padahal cuma dikena hujan hari ini,” kata Musleh kepada media ini. Selasa (28/03/2023).

Baru Sehari, Hasil Perbaikan Jalan Penghubung di Ganding Kembali Rusak Parah
Dokumentasi Proses Pengerjaan Perbaikan Jalan Penghubung di Ganding Tampak Jelas Menggunakan Material Seperti Serbuk batu seperti Kapur. (Foto: Kanal News)

Menurut Musleh, hasil perbaikan jalan penghubung itu sudah pasti cepat rusak, sebab selain pengerjaannya diduga asal-asalan bahan materialnya juga mudah pudar dikena air.

“Gimana tidak mudah rusak, wong materialnya bukan dari batu khusus aspal tapi dari serbuk batu berwarna putih seperti kapur bekas bangunan yang biasanya oleh masyarakat dibuat timbunan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan.! Pemkab Sumenep Gelar Job Fair 2023, 1.867 Lowongan Kerja Menanti Anda

“jadi meski dilakukan pengerasan memakai alat berat, jika terkena hujan pasti terhanyut, apalagi pengerjaannya setelah dilakukan pengerasan tidak dilapisi aspal” imbuh Musleh dengan tampang kecewa.

Bahkan mantan mantan aktivis Yogyakarta itu, saat ini jalan itu bukan tambah bagus malah semakin parah untuk dilewati pengendara.

“Saat ini jalannya semakin rusak dan sulit untuk dilewati oleh pengendara, sebab selain banyak kerikil yang lepas, jalannya juga licin akibat aspal putih berbahan serbuk seperti kapur itu,” pungkas Musleh.

Baca Juga :  Gelar Pasar Murah di 7 Lokasi, Bentuk Kepedulian Pemkab Sumenep Jelang Lebaran

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaen Sumenep, Eri Susanto, belum bisa dimintai keterangan.

Hal itu disebabkan ketika media ini akan konfirmasi datang ke kantornya yang bersangkutan tidak ada, bahkan dihubungi melalui sambungan telponnya juga tidak diangkat.(Lim/Red)