500 Pasien Terbantu, RSUD dr. H. Moh Anwar Perluas Jangkauan Layanan Mobil Lasehat

Mobil Lasehat
Mobil Lasehat RSUD dr. H. Moh Anwar yang Sudah Mengantarkan 500 Pasien Secara Gratis. (Foto: Istimewa For Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Sekitar 500 pasien yang telah menyelesaikan perawatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini tak lagi direpotkan urusan transportasi. Melalui program Mobil Lasehat, rumah sakit pelat merah itu menyediakan layanan pengantaran pasien pulang secara gratis, aman, dan nyaman.

Program Mobil Lasehat singkatan dari “Layanan Antar Pasien Sehat” memang dirancang untuk membantu pasien yang kesulitan akses transportasi usai menjalani perawatan. Layanan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan publik di sektor kesehatan.

Baca Juga :  Data Bansos Kabupaten Pasuruan Kacau, Kades Keluhkan Sistem Pusat

Sejak diluncurkan, cakupan wilayah layanan terus diperluas. Awalnya, mobil hanya melayani kawasan Sumenep, Batuan, Manding, Kalianget, dan Saronggi. Kini, jangkauan ditambah hingga Kecamatan Gapura guna menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Direktur RSUD dr. H. Moh Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati mengatakan, bahwa layanan mobil Lasehat mendpatkan respons warga cukup tinggi. Hingga saat ini, sekitar 500 pasien telah memanfaatkan fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Aktivis Desak Bea Cukai Madura Tutup Pabrik Rokok Ilegal

“Ke depan, layanan ini akan terus dikembangkan. Selain memperluas cakupan wilayah, juga direncanakan adanya penambahan armada Mobil Lasehat agar jangkauan pelayanan semakin luas dan waktu tunggu pasien dapat semakin dipersingkat,” katanya. Rabu (18/02/2026)

Lebih lanjut, Dokter Erly, mengatakan program tersebut merupakan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang lebih humanis kepada pasien.

Baca Juga :  Ini Jawaban Santai Bupati Sumenep Soal Maraknya Kasus Asusila dan Perselingkuhan

“Layanan pengantaran pasien pulang sehat tidak hanya membantu dari sisi transportasi, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta keluarganya,” ujarnya.

Manajemen rumah sakit berharap, inovasi ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan daerah. (*)