Ramadan Penuh Makna, Dekopinda Sumenep Santuni 50 Anak Yatim

Dekopinda
Sesi Foto Bersama Ketua Dekopinda Sumenep dengan 50 Anak Yatim. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumenep menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim-piatu di tengah Ramadan. Kegiatan ini menjadi penegasan peran sosial gerakan koperasi di daerah.

Santunan diserahkan dalam rangkaian acara buka puasa bersama di Madrasah Darul Ulum Sufyanu, Dusun Bara’ Lorong, RT 07/RW 03, Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Sumenep.

Ketua Dekopinda Sumenep, Sustono, meminta anak-anak penerima tidak menilai bantuan dari besar kecilnya nominal yang diberikan.

Baca Juga :  MIN 1 Banyuwangi Beri Santunan Anak Yatim

“Tetapi lihatlah ini sebagai bentuk kepedulian Dekopinda dan gerakan koperasi Sumenep kepada anak-anak semua. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat dan bisa membantu meringankan kebutuhannya,” kata Susno.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen gerakan koperasi dalam membangun kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim-piatu dan kaum duafa.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Sufyanu, Ustadz Sufyan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan Dekopinda dan jajaran gerakan koperasi di Sumenep.

Baca Juga :  Fantastis.! Dugaan Pemotongan Beasiswa KIP UNIBA Madura Tahun 2023 Tembus Rp.492 Juta, Siapa Saja Penikmatnya?

“Kami sebagai pengasuh pondok pesantren Darul Ulum Sufyano sangat berterima kasih kepada bapak Sustono Ketua Dekopinda Sumenep dan seluruh gerakan koperasi Sumenep dan seluruh pihak yang peduli. Santunan ini sangat berarti bagi anak-anak, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” tutur Ustadz Sufyan.

Acara diawali dengan penyerahan santunan dan doa bersama, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara pengurus Dekopinda, pelaku koperasi, dan anak-anak yatim-piatu.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Pameran Museum Madura 2024

Suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut diharapkan memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga harmonisasi antara gerakan koperasi dan masyarakat.