Rusaknya Akses Jalan Masuk Pantai Lombang, Kapala Disbudporapar; Kami Sudah Ajukan ke PUTR

Soal Infrastruktur Jalan di Pantai Lombang, Kapala Disbudporapar; Kami Sudah Ajukan ke PUTR
Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan Saat Dikonfirmasi Soal Rusaknya Akses Jalan Masuk Pantai Lombang di Ruang Kerjanya. (Foto: Kanal News).

SUMENEP, kanalnews.id – Terkait rusaknya akses jalan masuk menuju destinasi wisata Pantai Lombang, mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Masdawi mengatakan, rusaknya akses jalan merupakan potret bahwa destinasi wisata pantai Lombang tidak ada perkembangan signifikan.

Bacaan Lainnya

“Problema pantai Lombang ini solusinya hanya harus dikelola oleh pihak ketiga, ini sudah 20 tahun lebih loh jalan rusak dibiarkan “, terang Masdawi, dilansir dari media bagi berita. Senin (08/05/2023).

Selain itu, Masdawi juga mengomentari bahwa selama ini tidak pernah ada revitalisasi terhadap sarana dan prasarana disejumlah destinasi yang dikelola oleh pemerintah daerah.

“Jadi OPD terkait juga harus memikirkan revitalisasi di destinasi wisata lainnya, jangan hanya memikirkan target PAD, namun sarana dan prasarananya minim,” pintanya.

Merespon komentar pedas dari anggota Komisi IV DPRD Sumenep, terkait rusaknya infrastruktur jalan masuk menuju destinasi wisata pantai Lombang.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan, bahwa pihaknya tidak tinggal diam untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Kota Keris itu, termasuk Pantai Lombang.

“Mulai saya menjabat sebagai kepala dinas disini (Disbudporapar, red) saja, sudah banyak pembenahan dan perbaikan sarana dan prasarana di Pantai Lombang,” katanya kepada kanalnews.id di ruang kerjanya. Senin (08/05/2023).

Bahkan, sambung Iksan panggilan akrabnya, merasa heran kenapa orang yang dekat dengan wisata Pantai Lombang tidak tahu bahwa wisata milik Pemkab itu sudah di percantik.

“Jika dikatakan tidak melakukan perbaikan di Pantai Lombang itu salah besar. Justru saya heran kenapa orang sana tidak tahu kalau sudah banyak perbaikan yang kita lakukan,” ungkapnya keheranan.

Bahkan menurut mantan Kadinsos Sumenep itu menegaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Dinas PUTR untuk melakukan perbaikan akses jalan masuk pantai Lombang.

“Jadi mulai tahun kemarin saya menjabat hingga saat ini hanya infrastruktur jalan yang belum diperbaiki. Karena jalan itu tusi-nya bukan kami tapi PUTR, oleh sebab itu kami sudah mengusulkan ke PUTR untuk segera diperbaiki,” ungkapnya.

Disisi lain, dirinya juga menduga bahwa rusaknya akses jalan masuk pantai Lombang bukan disebabkan oleh pesatnya kendaraan pengunjung atau wisatawan, namun melainkan karena kendaraan tambak udang yang berada didekat pantai.

“Atau jangan-jangan rusaknya jalan itu bukan akibat dari kendaraan pengunjung pantai Lombang tapi dari kendaraan angkutan tambak udang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas Perijinan dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) apa tambak udang disekitar Pantai Lombang izin amdal-nya sudah ada. Jika tidak pihaknya meminta untuk ditindak tegas.

“Tambak udang di sekitar pantai Lombang itu merusak wisata karena limbahnya dibuang di bibir pantai. Sehingga ketika ada yang mandi merasa gatal-gatal,” pungkasnya. (Hil/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *