SUMENEP, KanalNews.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) SMSII ke-8 yang bertempat di Resto and Cafe Ayam Brewok Sakera, Jalan Pahlawan Nomor 15, Kota Sumenep. Jum’at, 7 Maret 2025.
Pada kesempatan itu, Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa SMSI merupakan organisasi pers yang telah menjadi konstituen Dewan Pers sejak Mei 2020.
“SMSI berkomitmen menjadi portal informasi yang mendukung NKRI dengan menyajikan berita objektif dan profesional,” katanya dalam sambutan, Jumat (7/3/2025).
Lebih lanjut, Wahyu panggilan akrabnya menjelaskan, SMSI memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang akurat dan berkualitas.
“Dengan perkembangan media digital, saya berharap SMSI terus beradaptasi dan memberikan layanan informasi yang terpercaya bagi masyarakat, ” ujarnya.
Dari itu, Wahyu menekankan pentingnya sinergi antara SMSI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sumenep secara transparan.
“Kerja sama yang baik akan membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah,” imbuhnya.
Selain itu, Ia juga mengajak anggota SMSI untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik guna menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.
“SMSI berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Tak cukup sampai disitu, Wahyu juga menegaskan bahwa SMSI akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar berpihak pada kepentingan publik dengan peran media yang kritis dan konstruktif.
“Peringatan HUT ke-8 ini menjadi momentum kita sebagai anggota SMSI untuk memperkuat eksistensi di dunia pers dengan menyajikan berita faktual dan berimbang, ” ungkapnya.
Sebagai organisasi yang bernaung di bawah Dewan Pers, sambung wartawan Limadetik.com itu, SMSI memiliki tanggung jawab besar menjaga etika jurnalistik dan kualitas berita.
“SMSI akan terus menjaga integritas, independensi dan profesionalisme dalam setiap pemberitaan,” tambahnya.
Tak lupa, Wahyu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan SMSI hingga saat ini.
“Ke depan, SMSI harus semakin solid dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, mengapresiasi keberadaan SMSI di daerahnya.
Selain itu, Inung panggilan akrabnya juga menjelaskan, bahwa saat ini terdapat sekitar 5.000 kelompok tani dan 1.000 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang aktif di Sumenep.
“Media sangat dibutuhkan dalam membantu petani mendapatkan informasi relevan dan bermanfaat,” katanya dalam sambutan mewakili Bupati Sumenep.
Oleh karenanya, Ia berharap SMSI terus berkembang dan berkontribusi positif, terutama dalam bidang pertanian yang menjadi sektor strategis di Sumenep.
“Media berperan penting dalam menyampaikan informasi untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” tuturnya.
Inung menegaskan bahwa sinergi antara SMSI dan pemerintah daerah penting untuk mendukung keberlanjutan pembangunan di Sumenep.
“Komunikasi yang baik antara media dan pemerintah akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)





















