Kesaksian Keluarga Pasien Asal Kecamatan Ganding Terkait Ramahnya Pelayanan di RSUD Moh Anwar

Kesaksian Keluarga Pasien Asal Kecamatan Ganding Terkait Ramahanya Pelayanan di RSUD Moh Anwar
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H, Moh Anwar Kabupaten Sumenep. (Foto: Kanal News).

SUMENEP, kanalnews.id – Memberikan pelayanan prima bagi pasien merupakan bentuk keberhasilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep, keberhasilan itu dapat dilihat dari kesaksian keluarga pasien dan pasien sendiri saat menjalani pengobatan.

Kesaksian keluarga pasien itu disampaikan oleh Rahmatun, warga Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, saat membawa orang tuanya berobat ke Rumah Sakit plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu.

Menurutnya pelayanan para pegawai, perawat dan dokter di RSUD dr. H. Moh Anwar (RSUDMA) sangat ramah dan santun sehingga membuatnya merasa mudah dan senang.

Bahkan menurut Ibu dua anak itu mengakui bahwa layanan pengobatan di rumah sakit plat merah itu sangat mudah dan gratis.

“Berkat program UHC (Universal Health Coverage) Pemerintah Sumenep dan pelayanan yang ramah memberikan kemudahan bagi orang tua saya untuk berobat, dan alhamdulillah penyakit usus buntu orang tua saya sudah sembuh,” katanya kepada medua ini. Senin (17/04/2023).

Dia juga menceritakan proses layanan yang diberikan RSUDMA mulai sejak masuk IGD (Instalasi Gawat Darurat)hingga masuk ruang operasi dan dinyatakan sembuh hingga dibolehkan pulang kerumahanya.

Setibanya di RSUDMA sekitar pukul 09.15 WIB, Rahmatun menceritakan, ayahanya yang menderita penyakit usus buntu langsung masuk IGD dan langsun mendapat penanganan medis.

Kemudian ada salah satu pegawai langsung menghampirinya dan memberikan petunjuk untuk mengurus administrasi ke bagian Puspa RSUDMA sambil menunjukkan ruangannya.

Sambil menunggu hasil diagnose penyakit dan Tindakan yang akan dilakukan kepada orang tuanya, pihaknya langsung menuju ruang Puspa RSUDMA untuk mengurusi administrasinya.

“Setibanya di ruang Puspa saya kaget, sebab pegawai disana langsung menyarankan untuk memakai prog UHC dari pemerintah,” ungkapnya.

“Padahal saya sudah berencana ikut Umum. Tapi pegawai RSUD itu langsung bilang pelayanan UHC dan Umum sama saja. Akhirnya saya mengikuti saran pegawai itu,” imbuhnya menerangakan.

Terbukti, sambung Ibu paruh baya itu, setelah pengurusa administrasi selesai, tak berselang berapa lama petugas di UGD langsung bilang harus menjalani operasi untuk pengobatan penyakit usus buntu ayahnya.

“Langsung pada saat itu juga sekitar pukul 10.25 WIB ayah saya dibawa keruangan operasi. Kemudian sekitar 1 Jam-an menunggu operasinya dinyatakan berhasil dan langsung dibawa ke ruang rawat inap” terangnya.

Bahkan menurutnya, tidak butuh waktu lama hanya menginap satu malam orang tuanya dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang oleh pihak RSUDMA.

“Alhamdulillah ke esokan harinya ayah saya langsung dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang,” ujarnya.

Kemudian berdasarkan pengalamannya, Ibu asal Kecamatan Ganding itu merekomendasikan kepada masyarakat Sumenep untuk tidak takut-takut lagi untuk melakukan pengobatan di RSUDMA, sebab pelayanannya terbukti ramah dan mudah.

“Jadi untuk masyarakat Sumenep dan sekitar silahkan datang dan berobat ke RSUD Sumenep, selain pelayanannya ramah pengobatannya juga gratis lhoo,” pungkasnya dengan senyum sumringah. (Hil/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *