Diskop UKM dan Perindag Berikan Hadiah Puluhan Juta Rupiah Bagi Koperasi Sehat 2023

Diskop UKM dan Perindag Berikan Hadiah Puluhan Juta Rupiah Bagi Koperasi Sehat 2023
Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Didampingi Kadiskop UKM dan Perindag Chainur Rasyid, Memberikan Hadiah Kepada Juara Satu Koperasi Sehat Tahun 2023. (Foto: Istimewa For Kanal News).

SUMENEP, KanalNews.id – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep, Madura, Jawa Timur memberikan hadiah puluhan juta kepada sejumlah koperasi sehat tahun 2023, Kamis 10 Agustus 2023.

Acara yang berlangsung di Kafe Java In Jalan Adhirasa Nomor 18 Kolor Sumenep ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid serta tamu undangan lainnya.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi terhadap keberadaan dan aktifitas yang dilakukan oleh masing-masing koperasi yang ada di Kabupaten Sumenep,” terang Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid.

Baca Juga :  Gandeng USAID Madani, Pemkab Sumenep Gelar Workshop Collaborative Governance

Dirinya menyebut jumlah koperasi yang ada di kabupaten paling timur Pulau Madura mencapai 1600 lebih. Namun, dari total itu hanya kisaran 800 koperasi yang masih aktif melaksanakan ketentuan perundang-undangan.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami bersama-sama dengan tenaga pendamping koperasi (PPKL) hanya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan untuk 63 koperasi sehat yang sudah melaksanakan RAT tepat waktu tutup buku tahun 2022,” ujarnya.

Masing-masing koperasi sehat itu, lanjut pria yang juga pernah menjabat Kepala Dinas PU SDA Sumenep ini, terdapat beberapa kriteria penilaian agar koperasi disebut sehat. Yakni, tata kelola koperasi, profil risiko koperasi, kinerja keuangan koperasi dan permodalan koperasi yang diklasifikasikan menjadi 4 kategori predikat.

Baca Juga :  Pemilu 2024, AMS Minta TNI Polri dan Pemerintah Tetap Netral

“Sehat, cukup sehat, dalam pengawasan, dan dalam pengawasan khusus. Untuk koperasi yang tidak melaksanakan RAT tepat waktu tidak dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan koperasi,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa tugas dinas terkait saat ini masih banyak dalam mendata dan mengevaluasi keberadaan koperasi.

“Pertama adalah penguatan SDM. Karena SDM yang kuat akan membuat koperasi berjalan dengan baik. Kedua, penguatan literasi digital dan yang ketiga penguatan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Sekadar informasi, terdapat beberapa koperasi sehat yang mendapat penghargaan uang pembinaan dari Diskop UKM dan Perindag Sumenep.

Baca Juga :  Sambut HSN 2023, Pemkab Sumenep Bersama PCNU Sumenep Gelar MQK

Untuk juara 1 mendapat uang pembinaan sebesar Rp 5 juta, juara 2 Rp 4 juta, juara 3 Rp 3,5 juta, juara 4 Rp 3 juta dan juara 5 Rp 2,5 juta. Sementara untuk koperasi yang menyandang juara favorit masing-masing menerima Rp 2 juta. (Hil/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *