Masyarakat Dusun Sesur, Sewadaya mengali Jalan Tani mengunakan tenaga manusia.
Manggarai Timur, KanalNews.id – Tahun 2026, program jalan tani menjadi prioritas nasional dan daerah. Program jalan tani ini bertujuan untuk menurunkan biaya logistik dan menaikan nilai jual beli panen.
Masyarakat berharap program ini bisa berjalan dengan lancar sesuai kebutuhan yang saat ini menjadi harapan mereka. Kabupaten Manggarai Timur kini menjadi sorotan terkait akese jalan tani yang belum memadai.
Herson, salah satu masyarakat asal kampung Sesur, Desa Langga Sai, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur mengomentari hal tersebut, terkait jalan tani dikampungnya yang belum dapat diakses.
“Dikampung belum memiliki akses jalan tani. Menyebabkan susahnya kami untuk mengangkut hasil pertanian dengan jarak tempuh 8-10 KM”, kata Herson.
Dia juga mengatakan, kesusahan mengases jalan tani tersebut membuat kami semangat bergotong royong mengali jalan tani secara menual.
“Sekarang kami sewadaya bergotong royong mengali jalan tani mengunakan tenaga manusia” katanya.
Sudah 80 tahun negara Indonesia merdeka tetapi kami masih juga mengali jalan tani mengunakan tenaga masusia. Berharap ditahun 2026 ini pemerintah merespon keluhan kami.
“80 tahun indonesia merdeka tetapi kami masih juga mengelu jalan tani. Semoga 2026 ini pemerintah merespon” ungkapnya.
“Tahun 2026 menjadi prioritas pusat dan daerah terkait jalan tani. Yang bertujuan untuk menurunkan biaya logistik dan menaikan nilai jual beli panen. Berharap pemerintah bisa melihat kami” lanjutnya.
Dia juga menyampaikan harapanya pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Manggarai Timur untuk bisa membantu kami dalam mengakses jalan tani. Yang sampai hari ini belum dapat diakses.





















