Paripurna DPRD Pasuruan: LKPJ Bupati 2025 Paparkan Capaian Ekonomi dan Pertahankan Tradisi WTP 12 Tahun

Paripurna DPRD Pasuruan
Sidang Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025 di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan (Foto: Saichu - Kanal News)

PASURUAN, KanalNews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Acara yang berlangsung di gedung DPRD ini dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Gus Shobih Asrori, jajaran Forkopimda Plus, serta pimpinan perangkat daerah, Senin (30/03/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, dalam pembukaannya menekankan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sesuai UU No. 23 Tahun 2014. Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2025.

DPRD memberikan sorotan khusus atas keberhasilan Pemkab Pasuruan dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 12 tahun berturut-turut.

Baca Juga :  Sikapi Proyek Real Estate di Hutan Prigen, DPRD Kabupaten Pasuruan Bentuk Pansus Lintas Fraksi

“Penghargaan ini adalah buah kerja keras kolektif antara pemerintah, DPRD, dan seluruh komponen masyarakat. Kita berharap prestasi ini menjadi pelecut semangat untuk mewujudkan Pasuruan yang lebih maju dan berkeadilan,” ujar Samsul Hidayat. Senin (30/03/2026).

Beberapa penghargaan bergengsi lainnya yang diraih pada 2025 antara lain: Penghargaan pendukung pembentukan hukum dari Menteri Hukum RI. Finalis literasi keuangan terbaik tingkat Kabupaten oleh OJK. Penghargaan Outstanding Innovator untuk Halal Industrial Estate oleh CNN Indonesia. Dan lain sebagainya.

Dalam nota pengantarnya, Bupati Rusdi Sutejo memaparkan kondisi makro Kabupaten Pasuruan tahun 2025 yang menunjukkan tren positif berdasarkan data BPS: Pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,66% (meningkat 0,32% dari tahun sebelumnya). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73,02. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,69% menjadi 8,21%. Gini Ratio (Ketimpangan) mengalami penurunan menjadi 0,309. Dan umur harapan hidup meningkat menjadi 74,81 tahun.

Baca Juga :  Diduga Jadi Bancakan Oknum EO, Kejari Sumenep Mulai Bidik Pengelolaan Anggaran MCF 2024

Namun, Bupati memberikan catatan khusus pada sektor pendidikan. “Rata-rata lama sekolah berada di angka 7,47 tahun. Meski naik, ini masih di bawah rata-rata nasional dan menjadi PR besar kita bersama ke depan,” tegas Rusdi.

Di tahun pertama kepemimpinannya, pasangan Rusdi-Shobih fokus pada empat prioritas pembangunan, terutama transformasi pelayanan publik berbasis elektronik. Salah satu terobosan yang diumumkan adalah kemudahan layanan kependudukan.

“Setelah Lebaran ini, pembuatan KTP dan akta kependudukan lainnya cukup di tingkat kecamatan masing-masing, tidak perlu lagi ke kantor Capil. Kami juga mengoptimalkan Puskesmas induk dengan layanan 24 jam,” jelas Bupati Rusdi disambut tepuk tangan hadirin.

Baca Juga :  Pendaftran Bujang Dayang Beltim Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Persyaratannya disini

Mengingat suasana masih dalam momen Idulfitri 1447 H, Bupati Rusdi Sutejo juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran legislatif dan masyarakat Pasuruan. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum kemenangan ini sebagai energi baru dalam memperkokoh persatuan demi pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD sebagai mitra pemerintah, serta para ulama dan tokoh masyarakat yang menjaga suasana tetap kondusif selama satu tahun kepemimpinan kami,” pungkasnya. (*)