SUMENEP, KanalNews.id – Perusahaan rokok lokal, PR. Pandi Mas, memanfaatkan momentum Madura Culture Festival (MCF) 2025 di Stadion A. Yani Panglegur, Sumenep, untuk mempromosikan produk unggulannya. Sabtu malam, 30 Agustus 2025.
Dalam ajang budaya tahunan ini, PR. Pandi Mas menampilkan tiga merek rokok kretek andalan, yakni Netral, Yunnan, dan Juragan Alami. Ketiganya mendapat perhatian pengunjung festival.
Owner PR. Pandi Mas, H. Muslimin, menyampaikan optimismenya terhadap peluang pasar rokok kretek. “Meski baru berdiri awal 2024, kami terus berupaya memperluas pasar,” katanya pada media KanalNewa.id. Sabtu malam (30/08/2025).
Menurutnya, produk rokok kretek PR. Pandi Mas kini telah beredar di puluhan kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk wilayah Bekasi dan Jakarta Pusat di Jawa Barat yang menjadi pasar terbesarnya.
Selain Jawa Barat, rokok kretek ini juga menyasar Jawa Tengah, hampir seluruh Jawa Timur, hingga Kepulauan Bangka Belitung. Pencapaian ini cukup pesat untuk perusahaan yang masih baru.
“Alhamdulillah, saat ini PR. Pandi Mas sudah mampu menyerap lebih dari 50 tenaga kerja aktif,” ujar H. Muslimin menegaskan kontribusi perusahaannya bagi masyarakat sekitar.
Muslimin mengakui persaingan industri rokok kretek nasional kian ketat. Karena itu, pihaknya berupaya menghadirkan produk dengan ciri khas tersendiri.
“Pasar sekarang sudah membeludak dengan rokok-rokok baru. Maka kami berupaya membuat rokok yang bisa setara dengan pabrikan besar. Keunggulan produk kami terletak pada kealamiannya, berbahan tembakau khas Madura,” jelasnya.
Untuk menghadapi persaingan pasar tersebut, Ia juga menyiapkan inovasi baru untuk memperluas pasar. “Insyaallah tahun depan kalau ada takdir, kami akan meluncurkan varian filter untuk melengkapi lini produk,” tuturnya.
Kendati demikian, ia tetap menaruh harapan kepada pemerintah daerah untuk mendukung perkembangan rokok lokal. “Kami berharap produk kretek lokal bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi partisipasi PR. Pandi Mas dalam MCF 2025. Ia menilai perusahaan lokal perlu terus didorong agar semakin berkembang.
“Pemerintah daerah mendukung penuh pelaku usaha lokal, termasuk PR. Pandi Mas, agar mampu bersaing secara sehat dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” kata Bupati Fauzi.
Festival budaya ini juga menjadi ruang promosi produk lokal di berbagai sektor. Termasuk rokok kretek, yang memiliki sejarah panjang dalam tradisi konsumsi masyarakat Indonesia.
Dengan kiprah PR. Pandi Mas yang semakin meluas, diharapkan industri rokok kretek lokal tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga memberi dampak ekonomi signifikan terhadap masyarakat Sumenep. (*)





















