Praktis dan Cepat, BKPSDM Sumenep Launching Layanan Pensiun Duduk Manis

BKPSDM Sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (Tengah) Saat Melaunching Layanan Pensiun Duduk Manis Bersama Pejabat Lainnya. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Badan Kepegawan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaunching inovasi pelayanan publik bagi abdi negara yang akan purna tugas.

Inovasi tersebut yakni Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis) yang mana inovasi tersebut ternyata sudah dirancang sejak tahun 2023 kemarin.

Pantauan media Kanal News, inovasi layanan terbaru itu dilaunching langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Kamis (12/9/2024).

Plt. Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto menyampaiakan, inovasi Layak Manis itu didukung oleh Aplikasi Smart ID Card, SIMPEG, dan dikembangkan bersama berbagai pihak, seperti BKN, BKAD, PT. Taspen, dan Bank Mandiri Taspen.

Baca Juga :  Table TOP Sumenep, Kepala Disbudporapar; Strategi Jitu Dongkrak Kunjungan Wisata

“Dengan fitur baru di Aplikasi SIC (Smart ID Card) dan SIMPEG, layanan ini mempercepat pengurusan pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mempermudah prosesnya, ” katanya usai acara berlangsung. Kamis (12/9/2024).

Lebih lanjut, Arif panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa novasi tersebut sebagai terobosan penting untuk memperbaiki pelayanan pensiun ASN.

Sebab menurut Arif, sebelumnya banyak ASN mengalami keterlambatan menerima Surat Keputusan (SK) pensiun, pangkat pengabdian, tunjangan hari tua, hingga gaji pensiun.

Baca Juga :  Dimeriahkan Musik Tong Tong, Ganding Expo Anniversary KanalNews.id Ke-1 Sedot Ribuan Pengunjung

“Dengan Layanan Pensiun Duduk Manis atau bisa disebut Layak Manis ini seluruh proses administrasi lebih terstruktur dan tepat waktu, memastikan tidak ada keterlambatan, ” ujarnya.

Arif kembali menegaskan, terhubungnya aplikasi tersebut dengan Smart ID Card (SIC) maka dapat memberikan notifikasi enam bulan sebelum masa pensiun ASN tiba.

“ASN yang memasuki pensiun kini bisa mendapatkan SK, tunjangan, dan gaji pertama pada awal bulan pensiun tanpa repot,” jelas Arif.

Oleh sebab itu, menurut Arif, ASN saat ini sudah tidak perlu menghadapi birokrasi rumit karena proses dikelola oleh operator instansi terkait, kecuali ada kendala khusus.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Rencanakan Dana Banpol Rp3,6 M Cair April 2025

Selain itu, sambung Arif, Inovasi tersebut juga sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap ASN yang telah berdedikasi.

“Hebatnya aplikasi trobosan baru ini sudah bisa memastikan SK pensiun diterima tiga bulan sebelum ASN masuk masa pensiun, ” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan inovasi ini adalah bagian dari transformasi pelayanan publik yang cepat dan mudah.

“Dengan inovasi ini, kami berharap ASN bisa menikmati masa pensiunnya tanpa terbebani urusan administrasi,” tutupnya. (*)