Peringati HBDI 2025, RSUDMA Sumenep Siap Tingkatkan Layanan Merata

HBDI
Para Pasien Saat Mengantre di Poli Terpadu RSUD dr. H. Moh Anwar. (Foto: ist - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) dengan penuh semangat dan apresiasi.

HBDI tahun ini mengangkat tema “Dokter Berbakti untuk Negeri” yang selaras dengan visi pelayanan inklusif dan berkeadilan.

Momentum tahunan ini menjadi pengingat komitmen luhur profesi dokter dalam melayani, mengobati, dan memberi harapan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Santri Pulang Kampung! Bupati Sumenep Siapkan Mudik Gratis 2025

Pelaksana Harian Direktur RSUDMA, Ellya Fardasah, menyatakan HBDI menjadi momen penting mengapresiasi pengabdian dokter di Kabupaten Sumenep.

“Dokter memiliki peran strategis dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya pada awak media, Selasa (20/5/2025).

Lebih lanjut, Dokter Elya panggilan karibnya, RSUDMA kini berstatus rumah sakit tipe B pendidikan dan telah bertransformasi mendukung integrasi layanan primer (ILP) di seluruh puskesmas.

Baca Juga :  Heboh Soal Dana Banpol, DPW NasDem Jatim Warning DPD NasDem Sumenep

Jaringan ILP juga mencakup puskesmas di wilayah pedesaan, memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.

”Kami berharap layanan kesehatan di daerah ini semakin berkualitas dan merata,” kata Ellya mewakili Direktur RSUDMA Sumenep, Erliyati.

RSUDMA memahami tantangan berat yang dihadapi para dokter, terutama mereka yang bertugas di daerah terpencil.

Sebagai bentuk dukungan, rumah sakit berkomitmen meningkatkan fasilitas, menyediakan pelatihan berkelanjutan, dan memperkuat perlindungan hukum.

Baca Juga :  Berkat Kebijakan Bupati, Bapenda Sumenep Gelontorkan DBH PDRD Rp.6 Miliar Bagi Desa Aktif Bayar Pajak

Ellya juga mengajak seluruh masyarakat mendukung terciptanya sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan di Sumenep.

”Mari kita jadikan HBDI ini sebagai refleksi dan motivasi untuk terus meningkatkan mutu dan akses layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (*)