Jamin Masa Depan Pemain, Empat Pemain Asing Madura United Dikuliahkan di UNIBA Madura

Madura United
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (Baju Putih Dua Dari Kanan, red) Bersama Rektor UNIBA Madura, Prof Rachmad Pada Ceremony Penerimaan Empat Pemain Asing Madura United menjadi Mahasiswa Internasional UNIBA Madura. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Guna menjamin masa depan pemain, Presiden Klub Madura United, Prof. Achsanul Qosasi, mengkuliahkan empat pemainnya di kampus UNIBA Madura. Kamis, 08 Agustus 2025.

Empat pemain asing itu yakni; Luiz Marcelo Morais dos Reis dari Negara Brasil, Albertine Joao Pereira dari Guinea, Negara dibagian Afrika Barat, serta Jordy Hendrik dan Jasey Wehrmann dari Belanda.

Informasi dihimpun media ini, Keempat pemain itu memilih melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum dan Manajemen UNIBA Madura.

Baca Juga :  Tutup MPLS, SDN Romben Rana Hadirkan Kak Avan dan KIA

Kehadiran mereka di kampus UNIBA Madura itu disambut meriah oleh para mahasiswa. Bahkan banyak mahasiswa tampak antusias, terutama ingin berfoto bersama Luiz Marcelo, yang dikenal dengan julukan Boleteli.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi menyatakan bahwa kuliah di UNIBA adalah bagian dari visi klub dalam menjamin masa depan pemain.

“Madura United hadir bukan hanya untuk kemenangan hari ini, tapi juga untuk masa depan pemain,” kata AQ sapaan akrabnya di Kampus UNIBA. Kamis (07/08/2025).

Baca Juga :  DLH Sumenep dan Medco Energi Hijaukan Kota dengan 2.000 Bibit Pohon

Oleh karena itu, AQ berharap suasana akademik dan budaya Madura dapat membuat para pemain semakin nyaman.

“Mudah-mudahan mereka betah di Madura, dan kebetahan ini berdampak pada performa yang baik, sering mencetak gol, dan meraih kemenangan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UNIBA, Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, menyambut baik kehadiran mahasiswa internasional tersebut.

Baca Juga :  Inovasi Baru, Disdik Sumenep Kick Off Daerah Jawara belajar.id

“Kami di UNIBA mengambil langkah berani. Untuk pertama kalinya kami menerima mahasiswa internasional,” ujarnya.

Menurutnya, ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di Madura. “UNIBA memang berdiri Madura, tapi rasa internasional, ” pangkas Prof Rachmad. (*)