SUMENEP, KanalNews.id – Koordinator Daerah (Korda) Madura Raya Partai NasDem resmi terbentuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Raya Jokotole, Lingkar Barat, Desa Babalan, Kecamatan Batuan.
Peresmian ini menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas dan militansi kader yang saat ini terbengkalai setelah SK Ketua DPD NasDem diberikan kepada Akis Jasuli.
Pasalnya, kegiatan tersebut sekaligus menegaskan posisi Korda sebagai wadah konsolidasi lintas generasi, bukan sebagai tandingan kepengurusan DPD NasDem Sumenep.
Hosaini Adzim mantan Sekretaris DPD Partai NasDem Sumenep yang kini menjabat sebagai Penanggung jawab Korda Madura Raya, mengatakan bahwa peresmian tersebut telah mendapatkan restu dari Koordinator Wilayah Partai NasDem Jawa Timur, H. Slamet Junaidi. Hal ini memperkuat legitimasi kegiatan secara organisatoris maupun politis.
“Intinya, kegiatan ini sudah disetujui langsung oleh Aba Idi (H. Slamet Junaedi, Bupati Sampang, red). Jadi secara legalitas tidak ada persoalan,” katanya saat memberikan sambutan. Kamis (10/07/2025).
Oleh sebab itu, Hosaini panggilan akrabnya menegaskan bahwa keberadaan Korda bukan untuk berkonflik dengan struktur partai yang ada.
Bahkan menurutnya, Korda hadir sebagai ruang silaturahmi dan penguatan semangat juang kader NasDem di seluruh Madura, mulai dari para sesepuh hingga kader muda yang baru bergabung.
“Korda Madura Raya ini bukan pesaing DPD NasDem Sumenep. Ini wadah tempat para kader berkumpul, berdiskusi, dan menjaga nilai-nilai perjuangan Partai NasDem,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hosaini menjelaskan, bahwa menjadi kader NasDem tidaklah mudah. Butuh komitmen dan keberanian karena banyak dari mereka yang mempertaruhkan harga diri dan kehormatannya hingga ke pelosok desa.
“Para kader ini bukan sekadar ikut-ikutan. Mereka bertaruh nama baiknya di daerah masing-masing. Jadi sangat disayangkan jika ada pihak yang coba memecah belah demi kepentingan politik sesaat,” tegasnya.
Tak hanya itu, sambung Hosaini, Korda Madura Raya merupakan bagian dari strategi regenerasi politik, sekaligus menjaga semangat pengabdian kader terhadap bangsa dan negara.
“Ini bukan soal jabatan, ini tentang identitas perjuangan kita. Selama negara ini berdiri, maka partai politik adalah tiangnya. Dan partai adalah jembatan rakyat untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, mantan Ketua DPD Partai NasDem Sumenep, Moh. Hosni, mengapresiasi capaian dan perjalanan panjang para kader NasDem, meskipun di tengah dinamika politik yang penuh tantangan.
“Alhamdulillah, saya bangga dengan perjuangan kakak-kakak NasDem yang tetap solid. Ini bukti bahwa semangat itu tidak pernah padam,” ujarnya.
Hadir dalam peresmian tersebut, sejumlah tokoh penting yang memiliki sejarah panjang bersama Partai NasDem di Sumenep, di antaranya pendiri NasDem Sumenep KH. A Sofyan Absi, mantan pengurus DPD NasDem Ainur Rohman, serta puluhan kader dari berbagai wilayah.
Peresmian Kantor Korda Madura Raya ini diharapkan menjadi pusat konsolidasi kader NasDem Madura utamanya Sumenep, serta menjadi motor penggerak untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan. (*)





















