Bukan Sekadar Lulus, 75 Siswa Al-Karomah Siap Mengabdi

Wisuda Al-Karomah
KHIDMAT: Suasana Tangis Haru Menyelimuti Prosesi 75 Siswa Al-Karomah. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Di tengah euforia kelulusan, Madrasah Al-Karomah memilih menempatkan pesan tentang integritas, adab, dan kejujuran sebagai inti prosesi wisuda 75 siswanya, Senin malam, 29 Juni 2026.

Bagi pihak madrasah, kelulusan bukan sekadar penanda tuntasnya pendidikan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

Diketahui, prosesi wisuda yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Karomah itu melibatkan lulusan lintas jenjang, mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pengukuhan kelulusan melalui pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah kepada para wisudawan.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Moh. Sabriyanto, S.Pd., Gr., mengatakan wisuda menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengingat atas tanggung jawab moral yang melekat pada setiap lulusan.

“Kami berharap wisuda ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh wisudawan akan tanggung jawab besar dalam menjaga nama baik almamater,” kata Ustadz Sabri sapaan akrabnya. Senin malam (29/6/2026).

Lebih lanjut, menurut Ustadz Sabri menjelasakan, tantangan yang dihadapi lulusan madrasah di era disrupsi digital saay ini semakin kompleks. Karena itu, para siswa dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi karakter yang kuat.

Sementara Ketua Yayasan Madrasah Al-Karomah, Kiai Ridno Mahbuby MS, menegaskan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan integritas pribadi. Ia menyebut karakter sebagai penentu arah dalam kehidupan.

“Ilmu yang telah didapatkan di madrasah ini adalah bekal. Namun, karakter, adab, dan kejujuran adalah kompas yang akan menuntun kalian di tengah tantangan zaman. Jadilah pelita di tengah masyarakat,” tutur Kiai Ridno Mahbuby di hadapan wisudawan dan wali siswa.

Terpantau, suasana haru mewarnai prosesi perpisahan ketika para wisudawan bersimpuh di hadapan orang tua dan guru. Momen itu menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas dukungan selama menempuh pendidikan.

Salah satu wisudawan, Washilatul Fitriyah, mengaku bersyukur bisa menuntaskan pendidikan di Madrasah Al-Karomah. Ia menilai madrasah telah memberi fondasi moral yang kuat bagi dirinya.

“Saya sangat bersyukur. Madrasah ini telah membentuk karakter kami. Insya Allah, ilmu yang kami peroleh akan kami amalkan sebaik mungkin untuk berbakti kepada orang tua dan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, madrasah juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik yang dinilai unggul secara akademik dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

Yayasan Al-Karomah berharap lulusan tahun ini mampu membawa nilai-nilai akhlakul karimah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja, serta memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. (*)