Breaking News.! Kecelakaan Maut, Truk Sampah di Sumenep Makan Korban

Breaking News.! Kecelakaan Maut, Truk Sampah di Sumenep Makan Korban
Hasil Screenshot Video Kecelakaan Maut di Kecamatan Batuan, Sumenep. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Telah terjadi kecelakaan maut antara mobil truk pengangkut sampah dengan motor honda vario di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 19 September 2023.

Berdasarkan informasi diterima media ini melalui video yang tersebar di grup-grup aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) , sekitar pukul 10.14, kecelakaan maut itu terjadi di Jl, Raya Lenteng, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Diketahui ada dua video yang disebar di grup aplikasi WA tersebut, masing berdurasi 10 detik dan 36 Detik.

Dalam video yang berdurasi detik menginformasikan bahwa pengendara harus hati-hati karena ada kecelakaan di Kecamatan Batuan, dan ada korban yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Tegas.! Pemkab Sumenep Tak Akan Beri Izin Pembangunan Tambak Garam di Gersik Putih

“Hati-hati gawat darurat lintas Mas’u, meninggal dunia katanya teman-taman. Dan banyak darahnya itu teman-taman, ” ujar seseorang dalam video yang berdurasi 10 detik itu.

Sementara itu, dalam video yang berdurasi 36 detik itu, diketahui mobil truk pengangkut sampah itu berplat kuning dengan nomor M 8285 VP.

Berdasarkan plat nomor tersebut, mobil truk pengangkut sampah itu diduga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Disinyalir Jadi Timses Caleg Nasdem, Puluhan Aktivis Sumenep Datangi Panwascam Batuputih

Terlihat juga dalam video 36 detik itu, motor honda vario yang mengalami kecelakaan dengan mobil truk pengangkut sampah itu motor bagian depannya hancur, dan terlihat darah mengalir dari tubuh korban yang sudah ditutupi kain oleh warga.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau yang berwenang.

Sehingga identitas korban yang diduga meninggal dunia dan sopir truk pengangkut sampah itu belum diketahui.

Dihubungi terpisah, Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto, belum bisa dihubungi, karena nomor kontak yang biasa dipakai tidak aktif. (Man/Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *