SUMENEP, KanalNews.id — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mendorong IPNU dan IPPNU menjadi garda terdepan kaderisasi pelajar sekaligus membangun kemandirian ekonomi organisasi melalui program usaha kreatif.
Dorongan tersebut mengemuka dalam silaturahim antara PC IPNU-IPPNU Sumenep dengan jajaran PCNU Sumenep dan lembaga terkait, pada Selasa (9/6/2026) kemarin.
Dalam pertemuan itu, PC IPNU-IPPNU Sumenep memaparkan tiga program prioritas, yakni penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput, peneguhan identitas Pelajar NU, serta pengembangan usaha kreatif.
Ketua PC IPNU Sumenep, Ainul Yakin, mengatakan seluruh program tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari PCNU serta lembaga-lembaga NU.
“Program yang kami rancang bukan hanya kebutuhan IPNU-IPPNU saat ini, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan masa depan Nahdlatul Ulama melalui penguatan kader pelajar,” kata Ainul Yakin. Senin malam (9/6/2026).
Pada silaturahim tersebut LP Ma’arif NU Sumenep menyatakan siap mendukung peran IPNU-IPPNU dalam memperkuat kaderisasi pelajar di lingkungan pendidikan NU.
Selain mengoptimalkan sistem pendidikan Ma’arif, lembaga tersebut mendorong integrasi harmonis antara IPNU-IPPNU dan OSIS sesuai kebijakan masing-masing sekolah.
LP Ma’arif juga membuka ruang keterlibatan PAC IPNU-IPPNU dalam rencana pembentukan kepengurusan LP Ma’arif di tingkat MWC NU.
Sementara itu, LPTNU Sumenep menekankan pentingnya keseimbangan antara tradisi mengaji dan kemampuan literasi digital di kalangan kader pelajar NU.
LPTNU juga mendorong publikasi kegiatan organisasi yang lebih masif serta pendataan potensi dan keterampilan kader untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia.
Ditempat yang sama, Ketua PCNU Sumenep KH. Md. Widadi Rohim menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan “anak bungsu” Nahdlatul Ulama yang memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi penerus organisasi.
“IPNU dan IPPNU adalah anak bungsu NU yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan kader penerus organisasi,” tegasnya.
Kiai Widad sapaan karibnya menambahkan, sinkronisasi program antara PCNU, lembaga, dan badan otonom harus terus diperkuat agar khidmat di lingkungan NU berjalan berkelanjutan.
“Niat yang benar dalam berkhidmat harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan setiap amanah organisasi, ” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Kiai Widad juga mengapresiasi berbagai program yang dipaparkan oleh PC IPNU-IPPNU Sumenep.
Ketua PC IPPNU Sumenep, Putri Ramadani, menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus bersinergi dengan PCNU dalam memperkuat kaderisasi, pendidikan, dan pemberdayaan pelajar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sumenep. (*)





















