AHY Tegaskan Demokrat ‘All In’ Dukung Prabowo

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen penuh partainya dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum Partai Demokrat 2025-2030, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), (Dok.Instagram).

JAKARTA, KanalNews.id – Ketua Umum Partai Demokrat 2025-2030, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen penuh partainya dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidato politiknya di Kongres VI Partai Demokrat, AHY menggelorakan semangat totalitas kader Demokrat untuk bekerja keras memastikan keberhasilan pemerintahan lima tahun ke depan.

“Kita all in dan all out! Komitmen penuh untuk mendukung pemerintahan Bapak Prabowo Subianto,” ujar AHY, pada Selasa (25//2/2025).

Baca Juga :  Dalam Tiga Pekan Terakhir, Bawaslu Jember Terima Dua Laporan pelanggaran Kampanye
Kongres VI Partai Demokrat. (Dok.Instagram).

AHY menegaskan bahwa dukungan Demokrat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kemitraan yang kritis dan konstruktif. Partainya siap mengawal kebijakan pemerintah, memberikan masukan yang membangun, serta menyuarakan aspirasi rakyat yang belum terakomodasi.

“Kita juga harus menjadi sahabat yang genuine, yang diminta maupun tidak diminta, siap memberikan masukan yang konstruktif dan menyampaikan aspirasi rakyat yang belum terlalu terdengar,” tuturnya.

Dalam pidatonya, AHY juga menyinggung hubungan erat antara Presiden Prabowo dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menyebut keduanya sebagai patriot sejati yang telah mengabdikan hidup mereka untuk Indonesia sejak masa taruna di Akademi Militer hingga saat ini.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, BKPSDM Sumenep Tegaskan ASN dan PPPK Harus Netral

“Kami selalu terharu melihat persahabatan Pak SBY dan Pak Prabowo, dua putra terbaik bangsa, sejak taruna di Akademi Militer hingga kini, dan insya Allah selamanya,” kata AHY.

AHY juga menyoroti tantangan global yang dihadapi Indonesia, mulai dari ketegangan geopolitik hingga perubahan dinamika ekonomi dunia. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus aktif mengambil peran sebagai pemenang dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Baca Juga :  Catatan Buku Putih, Upeti 1,5 Milyar Diantar Kerumah ADP

“Kita tidak bisa hanya menjadi penonton, tidak boleh hanya menjadi komentator. Kita harus siap menghadapi tantangan global, dan kita juga harus menjadi pemenang,” ucapnya. (*)