Tolak Gratifikasi Demi Jaga Profesionalisme Pelayanan, BPRS Bhakti Sumekar Tuai Apresiasi

Tolak Gratifikasi
Kolase Pamflet Resmi BPRS Bhakti Sumekar Tolak Gratifikasi Pelayanan. (Foto: Ig @bhakti.sumekar.official)

SUMENEP, KanalNews.id — BPRS Bhakti Sumekar Sumenep dengan tegas menolak gratifikasi demi menjaga profesionalisme dan integritas pelayanan.

Penolakan itu terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram resmi BPRS Bhakti Sumekar @bhakti.sumekar.official pada Selasa, 24 Juni 2025.

Video itu memperlihatkan seorang nasabah mengajukan pinjaman dengan jaminan rumah. Proses berjalan lancar hingga tahap survei.

Namun, saat petugas survei tiba di lokasi, nasabah mencoba menyodorkan amplop berisi uang.

Baca Juga :  Mudik Gratis Sumenep 2025 Sukses, Ribuan Warga Sapeken Bisa Pulang Kampung

“Ini cuma tanda terima kasih dari saya, Mas,” ujar nasabah dalam video itu sambil menyerahkan amplop.

Sontak petugas BPRS Bhakti Sumekar langsung menolak pemberian tersebut dengan tegas.

“Maaf, Pak, kami sudah digaji untuk menjalankan tugas. Kalau Bapak tetap memaksa, pinjaman ini tidak akan kami proses,” jawab petugas.

Sikap petugas tersebut menuai pujian publik. Penolakan gratifikasi dinilai mencerminkan integritas bank syariah daerah itu.

Baca Juga :  Buntut Penolakan Akis Jasuli Jadi Ketua, Kader NasDem Sumenep Dirikan Kantor Tandingan

Dalam keterangan resmi, BPRS Bhakti Sumekar menegaskan komitmennya dengan slogan: “Stop Gratifikasi! Gratifikasi Bukan Solusi.”

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan bahwa tindakan petugas mencerminkan budaya kerja bersih yang terus dijaga.

“Itu bukan sekadar konten, tetapi bentuk nyata komitmen kami terhadap nilai syariah dan pelayanan yang jujur,” tegas Hairil. Senin (07/07/2025).

Baca Juga :  Buka Ijtima' Ulama Komisi Fatwa VIII di Babel, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Lebih lanjut, Fajar panggilan akrabnya berharap masyarakat ikut membangun ekosistem keuangan yang bebas gratifikasi.

“Dengan tagline ‘Gratifikasi Bukan Solusi, Integritas adalah Kunci’, semoga dapat mencerminkan integritas adalah kunci pelayanan berkualitas,” tukasnya. (*)