SUMENEP, KanalNews.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyiapkan strategi baru meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sektor pariwisata dan penyelenggaraan ratusan kalender event sepanjang 2026.
Langkah itu ditempuh untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar menopang PAD, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke destinasi alam, budaya dan sejarah, baik di daratan maupun kepulauan.
Diketahui, 110 Kalender Event Sumenep 2026 disiapkan lebih terstruktur dengan menghadirkan festival budaya, olahraga, religi, kuliner, hingga promosi wisata bahari di 27 kecamatan.
Pemerintah juga akan memperkuat promosi digital, kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata, komunitas kreatif, dan pemerintah pusat guna memperluas jangkauan promosi wisata.
Selain menghadirkan agenda rutin, sejumlah event baru disiapkan agar wisatawan memiliki alasan berkunjung sepanjang tahun, bukan hanya pada musim liburan.
Strategi tersebut diharapkan meningkatkan tingkat hunian hotel, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta memperbesar perputaran uang di daerah.
Pemkab Sumenep juga akan mendorong pengembangan desa wisata, peningkatan kualitas destinasi, serta perbaikan akses menuju kawasan wisata unggulan daratan maupun kepulauan.
Menurut Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, pariwisata merupakan sektor strategis yang memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pariwisata bukan hanya menghadirkan wisatawan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Ketika kunjungan meningkat, hotel terisi, UMKM berkembang, transportasi hidup, dan pada akhirnya Pendapatan Asli Daerah juga meningkat,” kata Bupati Fauzi panggilan akrab Bupati Sumenep. Senin (27/07/2026).
Lebih lanjut, Bupati Fauzi menegaskan, Kalender Event 2026 dirancang sebagai instrumen promosi yang berkelanjutan, sehingga Sumenep semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.
“Kami ingin setiap bulan ada kegiatan yang mampu menarik wisatawan. Dengan begitu, perputaran ekonomi tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan berlangsung sepanjang tahun,” ujarnya.
Bupati dua periode itu menambahkan, keberhasilan pembangunan pariwisata membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat.
Sebab menurutnya, masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan destinasi yang bersih, aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan.
“Melalui penguatan kalender event dan pengembangan destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD akan terus meningkat, sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Madura” pungkasnya. (*)





















