SUMENEP, KanalNews.id — Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, meminta pejabat baru segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata setelah menerima amanah jabatan.
Pesan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Administrator dan Pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (18/09/2026).
Menurut Wabup Kiai Imam sapaan akrabnya mengatakan, jabatan bukan sekadar kepercayaan administratif, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata untuk kemajuan pemerintahan daerah.
“Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Wabup Kiai Imam. Jumat (18/09/2026).
Lebih lanjut, Wabup Kiai Imam meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Pergantian maupun pengisian jabatan, kata dia, harus menjadi momentum menghadirkan semangat baru sekaligus meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah.
“Jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal untuk memberikan energi baru bagi organisasi dan meningkatkan kualitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Politisi senior PKB Sumenep itu juga mendorong pejabat baru membangun budaya kerja profesional, berorientasi hasil, serta tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Setiap pejabat yang menerima amanah memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Diketahui, Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/509/204.3/2026 dan Nomor 800.1.3.3/510/204.3/2026 tertanggal 18 September 2026.
Jabatan yang diisi meliputi Kepala Bidang, Kepala Bagian di RSUD dr. H. Moh. Anwar, Kepala Seksi, Kasubag, Camat, Sekcam, dan Sekdis.
Wabup menekankan pentingnya koordinasi cepat agar pejabat baru tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Menurutnya, pejabat harus segera menunjukkan kontribusi konkret di masing-masing perangkat daerah melalui kerja yang terukur.
Keberhasilan pemerintahan, lanjut Imam Hasyim, tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga kemampuan aparatur menerjemahkan kebijakan menjadi program yang berjalan.
“Kami mengharapkan, keberadaan pejabat baru dengan koordinasi yang cepat dan kerja terukur, mampu mempercepat pelaksanaan program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)





















