SUMENEP, KanalNews.id – Sekitar 290 mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, resmi dikukuhkan sebagai sarjana pada prosesi wisuda ke-IV Tahun Akademik 2025–2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Rabu, 10 Desember 2025.
Pada kegiatan Wisuda Purna yang bertempat di Gedung Tuan Gubhe itu, Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi dinamika kerja yang kian menuntut kecakapan dan kemampuan beradaptasi cepat.
oleh karenanya, Prof. Rachmad panggilan akrabnya, mengingatkan bahwa perubahan sektor kerja berlangsung cepat dan menciptakan tantangan baru bagi para lulusan.
“Lingkungan profesional sekarang menuntut kemampuan berinovasi dan berpikir kreatif. Karena itu, kalian harus tetap belajar sepanjang hidup. Teruslah mencari pengetahuan baru dan memperluas wawasan,” kata Prof. Rachmad dalam sambutannya, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut, Prof. Rachmad menjelaskan bahwa UNIBA Madura selalu konsisten menghadirkan pembicara dari beragam bidang untuk memperkaya kompetensi mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir.
“Upaya ini kami lakukan untuk mendorong capaian akademik dan non-akademik, termasuk prestasi mahasiswa supaya mampu menembus kompetisi nasional hingga internasional,” ujarnya.
Selain itu, Prof. Rachmad juga menjelaskan, di UNIBA juga ada program penguatan pengalaman global, salah satunya magang internasional yang menjadi unggulan kampus.
“Tahun ini, lima mahasiswa terpilih diberangkatkan ke Thailand untuk mengikuti program magang luar negeri,” ungkapnya menjelaskan.
Berkat prestasi dan strategi yang gemilang itu, sambung Prof. Rachmad, minat masyarakat untuk mengkuliahkan putra putrinya di UNIBA Madura pada tahun akademik 2025–2026 turut meningkat.
“Alhamdulillah tahun ini kami menerima 1.081 mahasiswa baru,” tuturnya, menandai tren positif penerimaan mahasiswa tahun ini.
Menutup sambutannya, Prof. Rachmad memberi pesan kepada ratusan sarjana tersebut agar tetap kuat menghadapi berbagai kondisi sulit.
“Selama kita hidup di dunia, selalu ada jalan untuk melakukan sesuatu. Kalau lelah, berhentilah sejenak. Kalau pikiran terasa berat, dekatkan diri kepada Tuhan. Tapi satu pesan yang ingin saya tekankan, jangan pernah menyerah,” pungkasnya.





















