SUMENEP, KanalNews.id – Guna menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar job fair 2025. Rabu, 17 September 2025.
Kegiatan bursa kerja yang bertempat di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara itu dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim.
Hadir pula pada kesempatan itu, Plt. Sekda Sumenep, Syahwan Effendi, Kepala Disnaker Sumenep Heru Santoso, Para Asisten Setdakab Sumenep, Sejumlah Pimpinan OPD, BUMD dan puluhan perusahaan yang mengikuti kegiatan job fair tersebut.
Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak termasuk Disnaker yang telah memprakarsai kegiatan job fair itu, serta para perusahaan yang ikut serta dalam bursa kerja itu.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan job fair ini, baik dinas terkait dan seluruh pimpinan perusahaan yang telah memberikan peluang kerja bagi anak-anak kami, ” katanya saat memberikan sambutan. Rabu (17/09/2025).
Lebih lanjut, Wabup Kiai Imam panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa pada job fair kali ini diikuti oleh 36 perusahaan baik negeri maupun swasta.
“Dari 36 perusahaan itu pemkab Sumenep telah menyiapkan 3.152 lowongan kerja (Loker) bagi para pencari kerja, ” ungkapnya.
Politisi PKB itu juga menjelaskan, dengan adanya Job Fair ini merupakan langkah pemerintah untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sumenep.
“Alhamdulillah pengangguran terbuka di Sumenep terendah di Jawa Timur, hal ini menunjukkan bahwa menyerapan tenaga kerja yang baik sehingga tingkat kemiskinan juga semakin rendah, ” ujarnya.
“Oleh karena itu di tahun depan semoga perusahaan yang ikut job fair ini semakin banyak, sehingga peluang kerja semakin terbuka lebar, ” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Kepala Disnaker Sumenep, Heru Santoso mengatakan, dari 36 perusahaan yang mengikuti job fair itu terdiri dari 22 dari Sumenep dan 14 dari luar Sumenep.
“Kategori perusahaan yang mengikuti job fair ini terdiri dari perhotelan, perbankan, bidang kesehatan, ekspedisi, telekomunikasi, bidang jasa dan masih banyak bidang lainnya, ” katanya kepada awak media.
Heru panggilan karibnya menjelaskan, dari 36 perusahaan itu total loker yang disediakan sebanyak 3.152.
“Dari total loker yang disediakan itu bervariasi, mulai dari tingkat pendidikan SMP, SMA dan Sarjana. Jadi yang bisa datang dan daftar di job fair tidak harus yang sarja ijazah SMP pun bisa, ” ujarnya.
“Sementara total pelamar kerja yang mendaftar melalui online dan offline saat job fair itu baru dibuka sudha sekitar 1.500 orang. Dan job fair ini kami laksanakan hanya satu hari ini saja, ” pungkasnya. (*)





















