SUMENEP, KanalNews.id – BPRS Bhakti Sumekar menegaskan eksistensinya sebagai pelopor bank daerah dalam pelantikan Pengurus SMSI se-Madura 2025 di Pendopo Agung Sumenep.
Bank milik Pemkab Sumenep itu meraih penghargaan “Ikon Perbankan Rakyat Syariah Berbasis Digital” pada ajang SMSI Award 2025.
Penghargaan diberikan atas dedikasi BPRS dalam memperluas akses keuangan masyarakat melalui layanan syariah berbasis digital.
Sejak berdiri 16 September 2002, BPRS konsisten mengusung semangat ekonomi inklusif dan terus berinovasi menjangkau masyarakat pelosok desa.
Layanan seperti Kartu Ngaji, Mobile Banking, dan Pick Up Tabungan membantu transaksi nasabah secara real-time, tanpa batas jarak.
Komitmen meningkatkan literasi keuangan diwujudkan melalui program Simpanan Pelajar (SIMPEL) yang menyasar siswa sejak usia dini.
Sementara itu, program Berani Mitra memberikan kemudahan pembiayaan bagi pelaku UMKM lokal secara berkelanjutan dan mudah diakses.
Kemudian pada tahun 2024 menjadi tonggak penting. BPRS Bhakti Sumekar meraih predikat Bank Implementasi KEJAR Terbaik pada KEJAR Awards 2024.
Tak hanya itu, Bank milik BUMD Sumenep itu juga menyumbang Rp1,043 miliar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan.
Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis BPRS dalam pembangunan ekonomi lokal.
“BPRS Bhakti Sumekar bukan hanya bank daerah, tapi juga lokomotif kemajuan ekonomi rakyat,” ujar Wahyudi.
Senada juga disampaikan Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, MH, menyebut BPRS Bhakti Sumekar sebagai teladan lembaga keuangan yang berdaya saing nasional.
“Transformasi digital berbasis syariah bisa menyatu dengan semangat kerakyatan. BPRS layak jadi model nasional,” kata Sokip.
Sementara itu, Direktur BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan dukungan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMSI atas apresiasi luar biasa ini,” kata Fajar panggilan akrabnya. Kamis (29/05/2024).
Dirut Fajar juga berharap, penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan berpihak pada ekonomi kerakyatan.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk institusi kami, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Sumenep,” pungkasnya.





















