SUMENEP, KanalNews.id – Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep, Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan Gapoktanhut Lestari Kecamatan Ganding melaksanakan penanaman ribuan pohon di Desa Gadu Timur. Rabu, 18 Desember 2024.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk CDK Wilayah Sumenep, Forpimka Ganding, Tagana Sumenep, GP Ansor Ganding, pelajar TK hingga SMA, tokoh agama, dan Pemerintah Desa Gadu Timur.
Perwakilan CDK Wilayah Sumenep, Ir. RB. Ach. Murtada, S.Hut., M.P menyampaikan pohon-pohon yang ditanam itu seluas 7 Hektare terdiri dari jenis pohon jati sebanyak 3.243 batang, Pohon Gmelina sekitar 966 batang, dan alpukat sebanyak 616 bibit.
“Penanaman ribuan pohon itu dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2024 dan untuk mendukung program Indonesia’s Folu Net Sink 2030,” kata Mamat panggilan karib Kasubag TU CDK Wilayah Sumenep itu. Rabu (18/12/2024).
“Pemilihan pohon-pohon ini bertujuan untuk mendukung konservasi lingkungan, meningkatkan produktivitas lahan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, ” imbuhnya.
Dirinya juga berharap penanaman ribuan pohon mampu memperbaiki kualitas lingkungan di Desa Gadu Timur.
“Ribuan pohon yang ditanam ini akan membantu mencegah erosi, memperbaiki kondisi tanah, dan meningkatkan sumber daya air, ” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa partisipasi berbagai pihak menunjukkan kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.
“Dengan kolaborasi yang solid dari berbagai elemen masyarakat ini diharapkan menjadi awal kesadaran kolektif untuk menjaga alam dan lingkungan, ” harap Mamat
Selain itu, sambung Mamat, pohon alpukat yang ditanam dapat menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat.
“Hasil panen alpukat yang kita tanam hari ini di masa depan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, ” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Gapoktanhut Lestari Kecamatan Ganding, Munhari menyampaikan, penanaman ribuan pohon itu juga bertujuan menciptakan kawasan hijau yang asri di Desa Gadu Timur.
“Lingkungan hijau akan memberikan udara segar dan mengurangi polusi, ” ujar Cak Emon panggilan karin Ketua Gapoktanhut Lestari itu.
Cak Emon juga berharap generasi muda yang terlibat akan memiliki kesadaran tinggi untuk melanjutkan upaya pelestarian lingkungan. “Edukasi sejak dini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan alam, ” ujar Cak Emon.
“Semoga ribuan pohon yang ditanam ini tumbuh subur, memberi manfaat ekologis dan ekonomis, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, ” pungkasnya.





















