Geopolitik Dunia Memanas, Disnaker Sumenep Pastikan Layanan CPMI Tetap Aman

Dsnaker Sumenep
Mustangin Kepala Disnaker Sumenep, Saat Dikonfirmasi di Kantor Bupati. (Foto: Kanal News).

SUMENEP, KanalNews.id — Di tengah memanasnya situasi geopolitik dunia antara Iran, Amerika Serikat dan Israel, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep memastikan pelayanan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) tetap berjalan maksimal.

Pelayanan tersebut mencakup pengurusan dokumen keberangkatan, konsultasi, hingga pemberian informasi terbaru terkait kondisi negara tujuan kerja para pekerja migran.

Informasi diterima media ini, sejumlah CPMI terlihat mendatangi kantor Disnaker Sumenep untuk berkonsultasi dan melengkapi administrasi sebelum berangkat bekerja ke luar negeri.

Petugas memberikan pendampingan langsung sekaligus menjelaskan prosedur serta perkembangan situasi global yang berpotensi memengaruhi mobilitas pekerja migran.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Ultimatum Pengusaha Rokok: Jangan Cuma Cari Untung, Harus Produksi

Kepala Disnaker SUMENEP, Mustangin melalui, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Eko Kurnia Mediantoro, menegaskan pelayanan tetap berjalan normal meski kondisi internasional menjadi perhatian.

“Kami tetap memberikan pelayanan maksimal kepada CPMI yang akan berangkat maupun yang akan pulang ke Indonesia. Informasi yang jelas dan pendampingan sangat penting,” kata Eko sapaan karibnya, Sabtu (7/3/2026).

Lebih lanjut, Eko menjelaskan, perkembangan situasi global, termasuk meningkatnya ketegangan antara Iran, AS dan Israel, menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Berikan Peluang Bagi Lulusan SMP, Disnaker Sumenep Bakal Segera Gelar Job Fair 2025

“Situasi tersebut berpotensi memengaruhi mobilitas internasional, seperti jalur penerbangan maupun kebijakan di sejumlah negara tujuan pekerja migran, ” ungkapnya.

Meski demikian, Disnaker Sumenep memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan administrasi dan konsultasi tetap berjalan seperti biasa.

Disnaker juga membuka ruang komunikasi bagi para CPMI yang membutuhkan pendampingan selama proses keberangkatan maupun ketika berada di luar negeri.

“Kami juga mengimbau para CPMI agar selalu berkoordinasi dengan Disnaker sebelum berangkat dan ketika menghadapi kendala di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati Harkannas 2025, Mas Adi Ajak Warga Makan Ikan Demi Cegah Stunting

Menurut Eko, komunikasi yang baik antara pekerja migran dan pemerintah daerah akan memudahkan proses pendampingan jika terjadi permasalahan di negara tujuan.

Disnaker Sumenep juga terus memantau perkembangan situasi global serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perlindungan pekerja migran asal daerah.

“Semoga para CPMI dapat bekerja dengan aman serta memperoleh kepastian informasi di tengah dinamika situasi internasional yang terus berkembang, ” pungkasnya. (*)