DKPP Sumenep Siapkan 225 Pompa Air Untuk PAT Padi

DKPP Sumenep
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (tengah) Bersama Kabid dan Staff-nya Saat Meninjau Program Pompanisasi di Salah Satu Lahan Tanam Padi di Sumenep. (Foto: Ist For Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Guna mendukung gerakan tanam padi untuk Perluasan Areal Tanam (PAT) padi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, menyiapkan program Pompanisasi.

Diketahui, dalam program Pompanisasi ini, DKPP Sumenep menyiapkan 225 pompa air gratis bagi petani yang membutuhkan pengairan.

“Pompa air ini diberikan untuk Perluasan Areal Tanaman (PAT) padi, terutama di musim kemarau ini, ” kata Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid kepada media ini. Jum’at (02/08/2024).

Baca Juga :  Hina Ulama Kharismatik PP Annuqayah, Oknum Perangkat Desa Lalangon Ditangkap

Lebih lanjut, Inonk panggilan karib Kepala DKPP Sumeneo itu menjelaskan, bahwa 225 itu tersebut disejumlah lokasi.

“Lokasi Pompa Air itu berada di kecamatan-kecamatan yang potensi tanam padi-nya luas, seperti di Kecamatan Guluk-Guluk, Gapura, Saronggi dana kecamatan lainnya, ” ungkapnya.

“Namun tidak menutup kemungkinan Pompa Air itu akan geser ke Kecamatan lainnya. Sebab pompa itu sifatnya pinjam pakai, jadi siapa saja petani yang membutuhkan monggo silahkan bisa dipakai, ” imbuhnya.

Baca Juga :  Jabatannya Diperpanjang Hingga 8 Tahun, Ini Harapan Kades Tampojung Pregih Pamekasan

Tapi menurut Inonk, hingga saat ini dirinya belum menerima keluhan kekurangan air dari petani. Apalagi Menurutnya, petani memang lebih memahami kondisi lahan di wilayah mereka.

“Petani kebanyakan sudah paham ketika musim kemarau komoditas apa saja yang cocok ditanam dan tidak membutuhkan banyak air,” ujarnya.

Saat kemarau, sambung mantan Kepala Diskoperindag itu, petani banyak menanam tembakau karena tidak membutuhkan banyak air.

Baca Juga :  Heboh Soal Dana Banpol, DPW NasDem Jatim Warning DPD NasDem Sumenep

“Di sini sudah biasa saat musim kemarau itu petani beralih pada komoditas tanaman yang lain,” jelasnya.

Kendati demikian, Inonk juga menambahkan, bahwa meski belum ada keluhan, pompa air tetap disiagakan.

“Kami menyiagakan 225 pompa air yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan pengairan,” tandasnya.