Akis Jasuli Dianggap Buang Kader, NasDem Korda Madura Raya Lahir

Korda Madura Raya
Pendiri Sekaligus Mantan Ketua DPD NasDem Sumenep, KH. A Sufyan Absi Saat Memimpin Peresmian NasDem Korda Madura Raya. (Foto: Hil - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Sejumlah kader Partai NasDem di Sumenep kompak membentuk NasDem Korda Madura Raya karena merasa dibuang atau tidak diakomodir oleh Akis Jasuli.

Akis Jasuli merupakan Ketua DPD Partai NasDem Sumenep yang baru ditunjuk oleh DPP. Penunjukannya memicu gejolak di tubuh partai.

Para kader yang kecewa akhirnya berkumpul dan mendirikan kantor baru sebagai pusat konsolidasi dan perlawanan terhadap kepemimpinan Akis Jasuli.

Kantor yang beralamat di Jalan Raya Jokotole, Lingkar Barat, Desa Babalan, Kecamatan Batuan, Sumenep itu dinamai NasDem Korda Madura Raya dan diresmikan oleh para sesepuh, sejumlah mantan ketua dan pengurus kader loyal Partai NasDem Sumenep.

Turut hadir dalam peresmian, pendiri NasDem Sumenep KH. A Sufyan Absi, mantan Ketua Moh. Hosni, mantan Ketua Bendahara Ainur Rahman, serta pengurus, hingga kader aktif.

Baca Juga :  Akhirnya! Rekom NasDem di Pilkada Sumenep 2024 Jatuh Pada Achmad Fauzi Wongsojudo

Mantan Ketua DPC NasDem Kalianget, Misnadin, menegaskan bahwa mereka tidak ingin mati langkah karena ketidakadilan dalam kepengurusan baru.

“Kami tak ingin perjuangan selama ini dikubur hanya karena dibuang oleh Akis Jasuli yang sama sekali tak punya loyalitas pada partai,” kata Misnadin pada media ini. Kamis (10/07/2025).

Di tempat yang sama, Ketua Garda NasDem Sumenep, Ramdan Yanuaris Salam, juga menolak masuk dalam struktur baru bentukan Akis Jasuli.

“Saya secara tegas menolak. Kepemimpinan Akis Jasuli bukan solusi, tapi pemicu konflik internal,” tegas Yanuar, panggilan akrabnya.

Sementara itu, KH. A Sufyan Absi juga angkat bicara. Menurutnya, ada figur yang lebih layak memimpin NasDem Sumenep.

“Daripada Akis Jasuli, lebih layak Hosaini Adzim. Beliau punya pengalaman dan militansi yang tak perlu diragukan,” ungkap KH. Sufyan.

Baca Juga :  Penunjukan Akis Sebagai Ketua Picu Gelombang Kegaduhan di Tokoh Pembesar NasDem Sumenep

Hosaini Adzim, mantan Sekretaris DPD NasDem Sumenep sekaligus Penanggung Jawab NasDem Korda Madura Raya, mengatakan pembentukan kantor NasDem Korda Madura Raya sebagai reaksi terhadap ketidakadilan.

“Banyak kader militan justru dibuang. Kami bangun Korda ini sebagai rumah bersama untuk terus membesarkan NasDem,” tutur Hosaini.

Hosaini menambahkan, Korda ini bukan tandingan, tapi bentuk nyata kecintaan terhadap partai dan penolakan terhadap kepemimpinan yang dinilai otoriter.

“Kami tidak keluar dari NasDem. Justru kami ingin selamatkan NasDem dari kehancuran akibat kepemimpinan yang tidak aspiratif,” ujarnya.

Kendati demikian, Hosaini mengatakan tetap takdzim dan patuh terhadap Pimpin NasDem Pusat, DPW NasDem Jatim dan Korwil NasDem Jatim H. Slamet Junaedi yang akrab disapa Aba Idi.

Baca Juga :  Target Jadi Rujukan Terbaik Regional, RSUDMA Sumenep Perkuat Mutu dan Inovasi Layanan

“Kami tetap tunduk patuh pada Abad Idi. Dan alhamdulillah gerakan kami ini direstui beliau, ” pungkasnya.

Dengan terbentuknya NasDem Korda Madura Raya, para kader berkomitmen tetap berjuang membesarkan partai meski tanpa dukungan struktural DPD resmi.

Langkah ini disebut sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap dinamika politik internal yang tak sehat dan tidak menghargai kader militan.

Namun anehnya mulai dari awal konflik internal NasDem ini bergejolak, Akis Jasuli sebagai ketua DPD NasDem Sumenep yang baru malah pilih diam seribu bahasa seolah tidak menanggapi persoalan yang terjadi.

Bahkan hingga berita ini tayang, Akis Jasuli tetap tidak bisa merespon upaya konfirmasi media ini. (*)