Yuk Saksikan..! Besok Disdik Sumenep Bakal Gelar Festival Tan-Pangantanan di Pantai Lombang

Yuk Saksikan..! Besok Disdik Sumenep Bakal Gelar Festival Tan-Pangantanan di Pantai Lombang
Pamflet Pengumuman Festival Tan-Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang Dinas Pendidikan Sumenep. (Foto: Istimewa).

SUMENEP, kanalnews.id – Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan menggelar Festival Tan-Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang.

Festival dalam rangka melestarikan kebudayaan tradisional itu akan digelar besok (Minggu, 14/05/2025) yang bertempat di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten setempat.

Diketahui Festival tersebut termasuk dalam rentetan Kalender Of Event Sumenep 2023 Masa Kejayaan yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata di Kota Keris.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, bahwa festival Tan-Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang sengaja digelar guna mewariskan tradisi, adat istiadat dan budaya leluhur kepada generasi muda sejak dini.

Baca Juga :  Tunggu Proses Verval Rampung, Dinsos P3A Sumenep Targetkan Bantuan Beasiswa Cair April Besok

“Festival ini merupakan langkah nyata untuk menjaga kebudayaan tradisional supaya di era saat ini tidak terkikis oleh kemajuan teknologi,” katanya kepada awak media. Sabtu (13/05/2023).

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu menjelaskan, kegiatan yang bernuansa budaya lokal perlu dihidupkan kembali agar generasi muda bisa mencintai budayanya sendiri ketimbang budaya luar.

“Kami ingin semua elemen masyarakat ikut serta melestarikan budaya lokal atau tradisional. Sebab kalau bukan kita yang merawat lalu siapa lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Silaturahim ke Jember, SBY Warning Caleg Demokrat Tak Banyak Umbar Janji

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, festival Tan-Pangantanan itu dikhususkan untuk anak-anak TK/PAUD dibawah naungannya.

Festival Tan-Pangantanan ini kami khususkan untuk anak-anak TK,” kata Agus kepada awak media.

Melalui Festival Tang-Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang itu, dirinya berharap dapat membangun kesadaran bersama khususnya orang tua dan guru agar mengenalkannya kepada anak-anaknya sejak dini.

“Sebab generasi mudalah yang menentukan perkembangan dan pelestarian budaya dan seni lokal, seperti Tan-Pangantanan ini. sehingga sangat penting untuk membekali anak-anak tentang pengetahuan budaya tradisional,” pungkasnya. (**/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *