Warga Menduga Tewasnya Pemuda di Depan Masjid Agung Asy-Syuhada Akibat Balap Liar

Tergeletak : Korban Bersimbah Darah Dijalan Raya Tepat di Depan Masjid Agung Asy-Syuhada, (Foto/Dok. Kanal News)

PAMEKASAN, KanalNews.id – Seorang pemuda ditemukan tewas di depan Masjid Agung Asy – Syuhada, atau sebelah barat Monumen Arek Lancor, pada Minggu (09/11/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Informasi beredar menyebutkan, kejadian tersebut ditengarai gesekan antar kelompok pemuda yang sedang balap liar. Terbukti, sempat terdengar suara deru motor dan keributan dari arah jalan di sekitar lokasi. Sehingga beberapa warga menduga, peristiwa itu merupakan tawuran antar kelompok pemuda yang baru saja melakukan balapan liar.

“Tadi sempat ramai, kayaknya habis balapan liar terus ribut, banyak anak muda kumpul di situ sebelum kejadian,” ungkap salah satu warga yang berada tak jauh dari tempat kejadian.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun 2024, Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 8 Kasus Perjudian

Tak lama setelah keributan berlangsung, warga menjumpai ada korban, dan langsung menghubungi aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi membenarkan insiden tersebut. Namun sayangnya pihaknya berwajib belum bisa mengungkap pelaku dan motif dari kejadian mengerikan itu.

“Benar, satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Ketiganya sudah dibawa ke RS SMART Pamekasan, identitas korban masih dalam proses pendataan,” jelasnya.

Menurut Jupriadi, saat ini tim kepolisian masih bekerja di lapangan untuk menyelidiki penyebab pasti dan motif di balik peristiwa berdarah itu, dan memastikan apakah ada korban lain selain 3 orang tersebut.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, Kepala Bappeda Sumenep; Semangat Juang Jadi Landasan Pengabdian

“Tim sedang mengumpulkan keterangan saksi dan memastikan kronologinya, kami juga menelusuri apakah kejadian ini terkait dengan balapan liar atau perkelahian antar kelompok,” ujarnya.

Kendati demikian warga tetap menduga kuat kejadian itu bermula dari balap liar. Pasalnya, Beberapa warga mengaku aksi balapan liar dan kerumunan pemuda pada malam minggu memang kerap terlihat di sekitar kawasan pusat kota, terutama di jalur sekitar Arek Lancor, Jalan Kabupaten, hingga Jalan Jokotole.

Baca Juga :  Jadi Atensi Bupati, Disperkimhub Sumenep Siapkan Anggaran 128 Rumah Tidak Layak Huni

“Kalau malam minggu sering ada yang balapan, sudah sering ditegur sama warga, tapi kadang tetap saja ada. Semalam kayaknya lebih ramai dari biasanya,” tutur seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihak berwajib diminta untuk menertibkan aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam Minggu.

“Harapan kami polisi bisa menertibkan anak-anak muda yang sering balapan, kalau dibiarkan, bisa makan korban lagi,” ucap salah seorang warga lainnya dengan nada prihatin. (*)