Transformasi Digital: Bupati Fauzi Dorong ASN dan PPPK Tingkatkan Kompetensi

Bupati Fauzi
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Saat Melantik Ribuan PPPK Paruh Waktu di Gor A Yani Pangligur pada Desember 2025 lalu. (Foto: Prokopim - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo terus mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk meningkatkan kemampuan teknologi untuk menjawab tantangan pelayanan publik di era digital.

Sebab menurut, Bupati Fauzi panggilan akrabnya menjelaskan, pemerintah tidak bisa menunda percepatan transformasi digital yang menjadi fondasi layanan publik modern dan efisien di era saat ini.

Baca Juga :  Viral di Tiktok, Cak Fauzi Bersama Kepala DKPP Blusukan Cek Harga Tembakau ke Petani

“ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu sebagai aparatur pemerintah harus menguasai teknologi,” kata Bupati Fauzi di sela Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion GOR A. Yani, Senin (01/12/2025).

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menyampaikan, perkembangan teknologi informasi tidak terhindarkan serta menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Melalui Lomba Cerdas Cermat, Disnaker Beltim Peringati May Day 2024

“Untuk itulah, ASN hendaknya adaptif dan memiliki kompetensi digital yang memadai guna memberikan pelayanan publik cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.

Bupati Fauzi menegaskan, penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk mendorong efektivitas kerja dan mempercepat akses informasi yang akurat.

“Kami minta tidak ada pegawai yang gagap teknologi. Kalau pelayanan ingin maju, tentu saja SDM aparaturnya juga harus maju,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Job Fair 2024, Ribuan Lowongan Kerja Menanti!

Oleh karena itu, Politisi PDIP itu berharap, seluruh aparatur pemerintah menjaga integritas, profesionalisme, dan kemauan untuk terus belajar demi mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah membutuhkan pegawai yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi bekerja dengan ide, kreativitas, dan kemampuan mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya. (*)