KPU Jember Target Dua Hari Kedepan Pendistribusian Logistik Tuntas

KPU Jember
Bupati Jember Hendy Siswanto, Didampingi Ketua KPU Jember Muhammad Syai'in, Memberangkatkan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Tahap 3. (Foto: Ninil - Kanal News).

JEMBER, KanalNews.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Jember, melaksanakan opening ceremony distribusi logistik pemilu 2024 tahap 3 kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di empat kecamatan. Sabtu, (10/02/2024)

Dari pantauan media kanalnews.id pelaksanaan distribusi logistik itu diberangkatkan langsung oleh Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., ASEAN Eng., di dampingi oleh ketua KPU Jember Muhammad Syai’in, dengan mengibaskan bendera KPU.

Bacaan Lainnya

Hadir pula pada kesempatan tersebut,Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Dandim 0824 Letkol Inf. Rahmat Cahyo Dinarso, serta jajaran jajaran Forkopimda lainnya.

Ketua KPU Kabupaten Jember, Muhammad Syai’in menjelaskan, pendistribusian logistik Pemilu 2024 dilaksanakan tiga kali tahapan, dan kini memasuki tahap ketiga pendistribusian.

“Hari ini kita melakukan opening ceremony yaitu distribusi logistik, memang arahannya pada tanggal 10 ini diharapkan bisa bersama-sama secara nasional untuk distribusi logistik, ” katanya di sela-sela pendistribusian logistik. Sabtu (10/09).

Lebih lanjut, Syai’in juga menjelaskan, bahwa pihak KPU sudah melalui 2 tahap pendistribusian dimana tahap tersebut digunakan untuk mendahulukan daerah-daerah yang jauh dari perkotaan.

“kecuali ada daerah tertentu yang kita distribusi awal untuk keperluan dan sebagainya. Kita memang sudah mengajukan izin secara khusus untuk distribusi awal yaitu tahap 1 tahap 2 dan sekarang memasuki tahap 3,” tuturnya

Menurutnya saat ini, KPU Jember sudah mendistribusikan 26.067 di 5 kotak suara dari total 38.530 kotak suara, dan kini tinggal 12.463 yang belum terdistribusi.

“Adapun yang sudah ter distribusi ada 26.067 untuk logistik di 5 kotak suara kini sudah hampir 95% , Insyaallah dalam satu dua hari ini kita selesaikan untuk distribusi logistik ini, ” ungkapnya.

Terkait dengan kondisi cuaca dan keamanan pendistribusian logistik, Syai’in juga menjelaskan, bahwa pihak KPU sudah mengupayakannya sebaik mungkin menjaga kondisi truk maupun kotak suara yang dibawanya.

“Terkait kondisi hujan ini, armada sudah kita upayakan untuk menjaga dari kondisi hujan atau panas, termasuk juga mobil truk juga sudah di lapisi beberapa lapisan terpal baik di bawah maupun di atas, ” paparnya.

“Kemudian untuk kotak suara sudah di lapisin 2 lapisan plastik sebelum kotak ada plastik nya di dalam pun sama, ” imbuhnya

Selanjutnya pihaknya juga menyiapkan transportasi khusus untuk TPS yang rawan baik dari jalanan yang tidak bisa di tembus maupun akses yang terbatas.

“Untuk distribusi logistik pada daerah khusus seperti andong Rejo, bandialet, kecamatan tempurejo kita akan diskusikan lagi, misalnya ada transportasi khusus seperti kuda, itu termasuk perhatian secara khusus untuk bisa logistik sampai di lokasi, ” tuturnya

Senada dengan penyampaian Saiin, Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi juga menyampaikan terkait dengan kondisi alam dalam pendistribusian logistik ini.

“Jadi dari 7.706 TPS yang berada di kabupaten Jember ada 6 TPS yang masuk kategori rawan, Ini ada di wilayah kecamatan tempurejo, kerawanan ini terkait dengan kondisi alam atau demografi yang ada di kecamatan tempurejo desa bandialit.” Jelasnya

“Nantinya ada 3 ekor kuda yang di siapkan untuk membawa distribusi logistik sampai ke desa bandialit, ” timpal Kapolres Jember.

Bayu juga menyampaikan pihaknya sudah mengantisipasi berbagai kerawanan Kamtibmas baik kejahatan konvensional maupun pelanggaran terhadap penyelenggaraan pemilu 14 Februari nanti.

“Tentunya di masa tenang ini pada tanggal 10 sampai 13 nanti, Petugas keamanan baik TNI, POLRI dengan Satpol-PP akan semakin intens berada di tengah masyarakat, ” jelasnya.

Pihaknya mengatakan bahwa ada 640 personil polres dan 248 personil TNI yang akan ikut mengamankan TPS pada saat pemilu nanti.

“640 personil ini akan kita bagi ada yang 2 polisi mengawasi 12 TPS maksimal dan minimal 2 Polisi mengawasi 7 TPS dan ini akan tersebar di 7.706 TPS, Dan kami juga akan di bantu oleh satuan TNI, ada 248 personil TNI yang akan mengamankan TPS tentunya nanti ada Satpol-PP, serta Limas ini juga bagian yang tidak terpisah di keamanan TPS pada tahap pemungutan suara, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, bayu juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah meninjau 3 kecamatan yang dikategorikan rawan baik dari segi jalanan yang sulit ditembus maupun akses yang terbatas.

“Ada 3 kecamatan yang akan kami survey, yang pertama kemarin kami tinjau di kacamatan jelbuk, kemudian tempurejo hari ini, dan besok di sumberbaru.” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *