Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Bupati Fauzi Ingatkan OPD Tak Salin-Tempel Program di APBD 2026

Bupati Fauzi Ingatkan OPD Tak Salin-Tempel Program di APBD 2026

Bupati Fauzi

SUMENEP, KanalNews.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta pimpinan OPD dan ASN tidak lagi menyusun program pembangunan dengan menyalin kegiatan tahun sebelumnya dalam APBD 2026.

Bupati Fauzi panggilan karibnya menilai, praktik salin-tempel tanpa evaluasi berpotensi membuat pembangunan stagnan dan tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Kami tegaskan setiap tahapan perencanaan harus berbasis data, hasil evaluasi, serta kondisi riil di lapangan,” ujar Fauzi saat Apel dan Penyerahan Penghargaan SAKIP, Senin, 22 Desember 2025.

Baca Juga :  Sumenep Raih Penghargaan dari BKN atas Rekrutmen CASN Tersingkat se-Jatim

Menurut orang nomor satu di Kabupaten paling ujung Pulau Madura itu menjelaskan, setiap program wajib disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah, bukan sekadar rutinitas administratif tahunan.

Bupati Fauzi menekankan perencanaan harus berangkat dari analisis masalah, potensi daerah, serta dampak keberhasilan program bagi kesejahteraan masyarakat.

“Jangan ada program hanya menyalin tahun sebelumnya, tetapi setiap OPD harus mampu merumuskan program inovatif dan solutif,” pintanya.

Baca Juga :  Pjs Bupati Beltim Tegaskan Netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024

Lebih lanjut, Politisi PDIP itu menambahkan, seluruh perencanaan harus sejalan dengan visi dan misi prioritas pembangunan daerah agar program tepat sasaran.

“Perencanaan program tidak hanya bersifat administratif, tetapi berdampak nyata bagi pembangunan Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Suami Nia Kurnia itu juga meminta penguatan koordinasi lintas sektor untuk mencegah tumpang tindih program dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan.

Baca Juga :  Kenakan Busana Kanigara, Bupati Fauzi Bersama Istri Warnai Perayaan Hari Jadi Sumenep ke-754

“Seluruh ASN hendaknya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menyusun program profesional, berbasis kinerja, dan berorientasi hasil,” pungkas Bupati Fauzi. (*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *