SUMENEP, KanalNews.id – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menorehkan prestasi. Dua inovasi sekaligus berhasil meraih penghargaan pada ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Teknologi (INOTEK) Award 2025 Provinsi Jawa Timur.
Penganugerahan yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak kepada Kepala BRIDA Sumenep Benny Irawan itu berlangsung di Hotel Mercure Surabaya pada Kamis, 13 November 2025.
Dua inovasi yang meraih pengharagaan itu diantaranya; Aplikasi Siap Lahir berhasil menembus Top 15 kategori Inovasi Sosial dan Kependudukan. Sementara inovasi DEES meraih predikat Terinovatif VI kategori Inovasi Khusus Milenial.
Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, menyampaikan bahwa kedua inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas institusi.
“DEES merupakan kolaborasi bersama Tim Inovasi SMAN 1 Sumenep, sedangkan Aplikasi Siap Lahir adalah kerja sama dengan Dinas Kesehatan P2KB,” katanya pada KanalNews.id. Kamis (13/11/2025)
Lebih lanjut, Benny panggilan akrabnya menuturkan, DEES dikembangkan untuk memperkuat sektor perikanan dengan teknologi pemantauan modern.
“DEES memanfaatkan teknologi drone yang disinkronkan dengan SAR Sentinel, VIIRS, dan VMS untuk pemantauan perikanan yang lebih efektif,” ujarnya.
Sementara Aplikasi Siap Lahir, sambung Benny menjelaskan, berfokus pada layanan administrasi kependudukan.“Aplikasi Siap Lahir mempercepat penerbitan identitas anak, sehingga bayi langsung mendapatkan NIK, Akta Kelahiran, dan KIA secara gratis,” jelas Benny.
“Manfaat lain aplikasi itu mencakup peningkatan layanan publik, pemenuhan hak dasar anak, serta mendukung cakupan kesehatan semesta melalui percepatan penerbitan NIK,” imbuhnya.
Kendati demikian, Benny menegaskan bahwa inovasi tidak berhenti pada penghargaan semata, namun harus diimplementasikan dalam memberikan layanan kepada masyarakat sumenep.
“Kami berharap DEES dan Aplikasi Siap Lahir dapat diimplementasikan secara masif, berkelanjutan, dan merata di seluruh wilayah Sumenep,” ucapnya.
Oleh karenanya, Ia juga mengajak seluruh OPD agar terus berinovasi dan mengasah kemampuan teknologi demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Kami berharap OPD menjadi katalisator pembangunan daerah melalui budaya riset dan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” harap Benny.
Untuk diketahui, prestasi ini diharapkan menjadi dorongan bagi peningkatan kualitas inovasi layanan publik di Kabupaten Sumenep ke depan. (*)





















