Sabet Juara 3 Pencak Silat Nasional, Adzro’ Jadi Kebanggaan SDI Al-Mujtamak Pamekasan

Juara 3 Pencak Silat Nasional
Penyambutan Atlet Adzro' Nur Mifidah, Peraih Juara 3 Pencak Silat Nasional oleh Keluarga Besar PP Al-Mujtamak Pamekasan. (Foto: Ima - Kanal News)

PAMEKASAN, KanalNews.id – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mujtamak, RKH. Moh. Faiq Abdul Ghafur, S.Sy., menyambut Adzro’ Nur Mufidah, juara 3 nasional pencak silat tunggal putri di O2SN Jakarta, pada 19-26 Agustus 2024 kelmarin.

Adzro’ panggilan akrab juara 3 nasional pencak silat itu merupakan siswa kelas IV SDI Al-Mujtamak, ia diantar rombongan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan hingga halaman PP Al-Mujtamak.

Penyambutan dihadiri Pengasuh PP. Al-Mujtamak, RKH. Moh. Faiq Abdul Ghafur, Ketua Yayasan Al-Mujtama’, RH. Ali Fawwaz Abdul Ghafur, dan Sekretaris Yayasan, Ust. H. Mohammad Ali Wasik.

Baca Juga :  Perahu Dayung Tenggelam di Pamekasan, Satu Orang Hilang

Turut hadir Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Al-Mujtama’, Ust. H. Abdus Syukur, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, H. Moh. Alwi, S.Sos, M.Si.

R.KH. Faiq Ghafur menyampaikan terima kasih kepada semua guru SDI Al-Mujtamak. “Semoga semangat ini terus berlanjut, mencetak siswa seperti Adzro’ Nur Mufidah,” katanya. Rabu (28/8/2024).

Sementara itu, Kepala Sekolah SDI Al-Mujtamak, Ahmad Sofyan, juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan memotivasi siswa.

Baca Juga :  Keris Jadi Ikon, Perdanya Masih Tersarung: Disbudporapar dan DPRD Sumenep Saling Lempar Tanggung Jawab

“Kami berharap anak didik kami nantinya juga bisa meraih prestasi tingkat internasional, ” ujarnya berharap.

Disisain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, H. Moh. Alwi, sangat mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan Adzro’ ditingkat nasional itu.

“Ini sungguh luar biasa. Siswa kelas IV sudah menjadi bintang. Kami harapkan siswa dan siswi disini semakin maju, ” harap Alwi panggilan karibnya.

Baca Juga :  Pelaksanaan UKW di Banyuwangi Usai, 40 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Alwi juga berharap guru PJOK terus konsisten mendidik hingga meraih juara internasional. “Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan,” tutupnya. (*)