KOTA PASURUAN, KanalNews.id — Dukungan terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan terus mengalir. Kali ini, dukungan resmi dinyatakan oleh Ketua LSM Gajah Mada Nusantara, Misbahul Munir, dan Ketua LSM AJIB Kabupaten Pasuruan, Nur Hasan.
Keduanya menilai program tersebut sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Dukungan ini muncul sebagai respon atas polemik yang berkembang terkait pengerjaan proyek yang dinilai sejumlah pihak perlu dievaluasi.
Ketua LSM Gajah Mada Nusantara, Misbahul Munir, menekankan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari agenda strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia menyayangkan langkah sejumlah kelompok yang dianggap terlalu menyudutkan Pemerintah Kota Pasuruan.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat. Ketika pelaksanaannya terus dipersoalkan tanpa dasar yang jelas, hal itu berpotensi menghambat agenda Presiden Republik Indonesia,” ujar Misbahul Munir, Jumat (06/02/2026).
Senada dengan Munir, Ketua LSM AJIB Kabupaten Pasuruan, Nur Hasan, memandang bahwa fungsi kontrol sosial melalui kritik tetaplah penting. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi opini yang memicu polemik tanpa solusi.
“Kami mendukung pengawasan publik, tetapi jangan sampai berubah menjadi upaya delegitimasi terhadap pemerintah daerah yang sedang menjalankan program nasional. Jika ada kekurangan teknis, mari kita evaluasi bersama secara konstruktif demi kepentingan masyarakat kurang mampu,” jelas Nur Hasan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat adalah impian bagi keluarga prasejahtera agar anak-anak mereka mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar manfaatnya segera dirasakan.
Kedua tokoh LSM tersebut berharap perbedaan pandangan dalam demokrasi tidak berujung pada konflik sosial. Mereka mengajak seluruh organisasi masyarakat (Ormas) dan LSM lainnya untuk mengedepankan dialog serta pengawasan yang solutif.
Diharapkan dengan adanya sinergi antar elemen masyarakat, pelaksanaan PSN di Kota Pasuruan dapat berjalan optimal dengan tetap memegang teguh prinsip transparansi dan akuntabilitas. (*)





















