Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan, Kepala DLH; Berpotensi Tingkatkan PAD

Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan, Kepala DLH; Berpotensi Tingkatkan PAD

Kepala DLH Sumenep

SUMENEP, KanalNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, terus berupaya mengatasi masalah sampah dengan mengolahnya di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang berlokasi di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten setempat.

Diketahui, sebelumnya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo telah menandatangani kesepakatan (MoU)dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) terkait pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) hasil pengelolaan sampah di tempat pengelolaan sampah terpadu Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Arif Susanto, menyatakan bahwa program pengolahan samph di TPA bertujuan mengubah sampah menjadi energi terbarukan.

Baca Juga :  Hampir Tiap Tahun Terdampak Banjir, Warga Sumenep Pertanyakan Tindakan Pemerintah

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengubah sampah menjadi energi terbarukan,” kata Arif usai mengikuti MoU Pemkab Sumenep dengan PT SBI di Surabaya. Jumat (06/9/2024).

Lebih lanjut, Arif panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa pengolahan sampah saat ini masih terbatas, namun mampu mengelola sekitar 5-10 ton per hari. Sampah tersebut kemudian dikirim ke PT Semen Dinamix di Tuban.

Baca Juga :  Lagi, Oknum Kepsek di Sumenep Kepergok Ngamar Bersama Guru PPPK, Suaminya Lapor Polisi

“Kita dapat mengolah sekitar 5 hingga 10 ton sampah per hari yang nantinya akan dikirim ke Semen Dinamix di Tuban,” ujar Arif.

“Kami berharap nantinya kita tidak lagi perlu memikirkan ongkos kirim ke Tuban,” harap Arif lebih lanjut.

Menurutnya, Proyek pengolahan sampah itu diproyeksikan berjalan November atau Desember 2024. Sebab lelang sudah berlangsung melalui LPSE menggunakan e-catalog, sementara pengadaan barang diperkirakan selesai bulan September ini.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Jatim Dampingi Korlantas Polri Survey Jalan Tol untuk Persiapan Mudik Lebaran 2023

“Sementara pengiriman sampah ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) dijadwalkan dimulai akhir November 2024,”

Apalagi menurut Aris, Sumenep sudah dapat menghasilkan 36 ton sampah per hari, dengan 70% diolah. Sementara dari 25 ton sampah yang diproses, hanya 5-10 ton dikirim.

“Jika program ini berhasil akan berdampak terhadap peningkatan PAD. Oleh karenanya kami berencana meningkatkan kapasitas pengolahan,” harap Arif.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *